Siapkan Generasi Masa Depan, Pemda Kaimana Jalin Kemitraan Strategis dengan UKSW Salatiga

Papua Barat38 Dilihat
“Bupati Kaimana, Drs. Hasan Achmad, bersama Rektor Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Prof. Dr. Intiyas Utami, berfoto bersama usai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Salatiga, Kamis (18/6/2026). Kerja sama tersebut difokuskan pada pengembangan sumber daya manusia, pendidikan, transformasi digital, serta penguatan sektor unggulan Kabupaten Kaimana” (Dokumen foto Humas Pemkab Kaimana)

KAIMANA, EkuatorNews.com – Pemerintah Kabupaten Kaimana resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan mendorong percepatan pembangunan daerah.

Penandatanganan MoU dan PKS tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Kaimana, Hasan Achmad, bersama Rektor Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Prof. Dr. Intiyas Utami, Kamis (18/6/2026).

Rektor UKSW, Prof. Dr. Intiyas Utami, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kaimana yang telah mempercayakan UKSW sebagai mitra dalam pengembangan SDM di daerah.

Menurutnya, UKSW siap mendukung berbagai program peningkatan kapasitas masyarakat Kaimana melalui pendidikan tinggi yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan pembangunan saat ini.

“Pada prinsipnya kami siap bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kaimana dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selama lebih dari 70 tahun berdiri, UKSW telah melahirkan ribuan alumni yang kini berkarya di berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, UKSW saat ini terus mengembangkan program pendidikan vokasi, khususnya di bidang Informasi dan Teknologi (IT), guna menjawab kebutuhan transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Selain itu, UKSW juga memiliki program pengembangan sumber daya manusia di sektor pariwisata yang dinilai sangat relevan dengan potensi besar yang dimiliki Kabupaten Kaimana sebagai salah satu daerah tujuan wisata unggulan di Papua Barat.

Sementara itu, Bupati Kaimana Hasan Achmad menyampaikan apresiasi atas kesediaan UKSW menjalin kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Kaimana.

Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi langkah penting dalam mendukung salah satu misi pembangunan daerah, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia dan produktivitas masyarakat Kaimana.

“Kami hadir untuk mendengar secara langsung berbagai potensi dan program yang dimiliki UKSW sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan dokumen perencanaan pembangunan daerah, khususnya di sektor pendidikan,” kata Bupati Hasan.

Ia mengakui bahwa tantangan terbesar yang masih dihadapi Kabupaten Kaimana saat ini adalah keterbatasan kualitas SDM di berbagai sektor strategis. Karena itu, peningkatan kapasitas generasi muda menjadi kebutuhan yang harus segera dipenuhi.

“Kita semua mengetahui bahwa transformasi terjadi di hampir seluruh bidang kehidupan. Kondisi ini menuntut kita untuk segera menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab berbagai tantangan dan perkembangan zaman,” ujarnya.

Bupati Hasan juga menyoroti masih terbatasnya tenaga yang memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi. Saat ini, pengelolaan sistem digital pemerintahan masih terpusat pada Dinas Komunikasi dan Informatika.

Melalui kerja sama tersebut, ia berharap transformasi digital dapat diterapkan secara menyeluruh di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

“Kami berharap melalui kerja sama ini, pengembangan teknologi informasi dan digitalisasi dapat diterapkan di seluruh OPD sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, efektif, dan efisien,” tegasnya.

Di hadapan jajaran pimpinan UKSW, Bupati Hasan juga memaparkan kondisi sosial dan pembangunan Kabupaten Kaimana, termasuk kebutuhan peningkatan kualitas pendidikan bagi generasi muda di wilayah-wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses pendidikan.

Ia berharap kerja sama tersebut dapat membuka peluang lebih besar bagi putra-putri asli Kaimana untuk melanjutkan pendidikan tinggi di UKSW dan kembali membangun daerahnya.

“Harapan kami, anak-anak Kaimana yang menempuh pendidikan di UKSW nantinya dapat kembali dan menjadi agen perubahan serta motivator bagi masyarakat di daerah masing-masing,” ungkapnya.

Selain pengembangan SDM, kerja sama ini juga diharapkan dapat mendukung pengembangan potensi unggulan daerah, seperti komoditas pala, pisang, kelapa, dan sektor perikanan yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Kaimana.

“Kami berharap UKSW dapat menghadirkan inovasi dan teknologi yang mendukung pengembangan berbagai sektor unggulan daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Koordinator pelaksanaan kegiatan MoU dan PKS antara Pemda Kaimana dan UKSW Salatiga, Felix Jawi, turut mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Kaimana dalam memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia.

Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan arah pembangunan daerah di masa depan.

“Sebagai anak daerah dan Ketua Yayasan Bina Anak Papua Kaimana, saya sangat mengapresiasi langkah cepat Pemda Kaimana dalam menjalin kerja sama ini. Pendidikan adalah investasi strategis bagi kemajuan Kaimana, Papua Barat, bahkan Tanah Papua secara keseluruhan,” ujarnya.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kaimana dan UKSW dapat melahirkan generasi muda yang lebih berkualitas, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.

“Harapan saya, kualitas sumber daya manusia anak-anak Kaimana hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan terus berkembang di masa mendatang,” pungkasnya. (***/REI)