LPPD Manado Tampil Memukau di Pesparawi Nasional, PSRP dan Vocal Group Sulut Bikin Manokwari Bergemuruh

Berita Utama21 Dilihat

Kontingen LPPD Sulawesi Utara binaan Pemkot Manado di Pesparawi Nasional Manokwari.

Manokwari, EkuatorNews.com – Penampilan kontingen Lembaga Pembinaan Pesparawi Daerah (LPPD) Sulawesi Utara, khususnya tim binaan Pemerintah Kota Manado, sukses mencuri perhatian pada ajang Pesparawi Nasional di Manokwari, Papua Barat, Senin (22/6/2026).

Dua kategori yang tampil, yakni Paduan Suara Remaja Pemuda (PSRP) dan Vocal Group, berhasil memukau penonton yang memadati Gedung Auditorium Universitas Papua (UNIPA) serta Aula Polda Papua Barat.

Tim PSRP yang tampil lebih dahulu sekitar pukul 11.00 WIT membawakan tiga lagu, yakni Puji Tuhanmu di Segala Waktu, Kupuji Namamu Selamanya, dan He’s Got The Whole World in His Hand. Di bawah arahan dirigen sekaligus pelatih Noldi Tamunu, penampilan para penyanyi muda asal Kota Manado tampil harmonis dengan koreografi yang menarik perhatian para penonton.

Tak kalah memukau, tim Vocal Group yang tampil pada malam hari di Aula Polda Papua Barat juga menuai apresiasi.

Membawakan lagu Nyanyian Papua, Pujilah Tuhan, serta medley Come Jesus Come, Holy Forever, dan That’s My King, para penyanyi sukses menghidupkan suasana dan mendapat sambutan meriah dari penonton.

Salah seorang penggiat musik asal Manokwari, Paul, mengaku terkesan dengan kualitas penampilan kontingen Sulawesi Utara.

“Luar biasa penampilan tim Sulut, sangat menghibur. Kualitas suara serta aransemen lagunya keren,” ujarnya.

Ketua LPPD Kota Manado, dr. Merry Sualang-Mawardi, didampingi Ketua Tim Kerja Pdt. Soan Sumilat, S.Th, menyampaikan rasa syukur atas penampilan maksimal yang ditunjukkan para peserta.

“Luar biasa penampilan anak-anak PSRP dan Vocal Group. Tugas mereka telah selesai dengan baik. Soal hasil kami serahkan semuanya kepada Tuhan. Yang terpenting mereka sudah mempersembahkan kidung pujian terbaik untuk kemuliaan Tuhan. Hasilnya nanti kita tunggu saat penutupan pada 28 Juni,” kata dr. Merry.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Manado yang terus memberikan dukungan sejak masa persiapan hingga pelaksanaan lomba di Manokwari.

“Terima kasih kepada Bapak Wali Kota Andrei Angouw, Ibu Irene Angouw-Pinontoan, dan Wakil Wali Kota Richard Sualang yang selalu memberikan arahan, motivasi, serta dukungan selama proses latihan hingga pelaksanaan lomba,” ungkapnya.

Menurut dr. Merry, perjuangan kontingen binaan Pemkot Manado belum selesai. Masih ada kategori Paduan Suara Wanita (PSW) yang dijadwalkan berangkat ke Manokwari pada Jumat (26/6), sementara tim PSRP dan Vocal Group akan kembali ke Manado pada Rabu (24/6) dini hari.

Sementara itu, Manager dan Wakil Manager Tim Vocal Group, Pnt. Kiki Tamara dan Pnt. Wendra Werung, mengaku bangga atas dedikasi para peserta yang telah menjalani latihan intensif selama lebih dari tiga bulan.

“Persiapan lebih dari tiga bulan di Manado akhirnya tuntas. Mereka sudah memberikan yang terbaik di atas panggung dan itu yang paling penting,” ujar Tamara.

Dukungan untuk kontingen Manado juga datang dari sejumlah tokoh dan pengurus gereja yang hadir langsung di Manokwari, di antaranya Sekretaris LPPD Kota Manado Janni Ohy, Ketua Presidium BKSAUA Manado Pdt. Judy Tunari bersama jajaran pengurus, Ketua BAMAG Sulut Pdt. Johan Manampiring, serta sejumlah pengurus LPPD dan perwakilan FKDM Manado.

Dengan penampilan yang memukau dan dukungan penuh dari masyarakat Kawanua di Papua Barat, kontingen Sulawesi Utara kini tinggal menantikan hasil penilaian yang akan diumumkan pada penutupan Pesparawi Nasional, 28 Juni mendatang.

(***/Enny)