
KAIMANA, EkuatorNews.com – Wakil Bupati Kaimana, Isak Waryensi, secara resmi melepas 158 anggota Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Kabupaten Kaimana yang akan mengikuti Pesparani Katolik Tingkat Provinsi Papua Barat IV di Kabupaten Teluk Bintuni.
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan dihadiri pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Kabupaten Kaimana, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Blasius Kilmas, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kaimana Yoyon Fahri Nisfu, dua anggota DPRK Kaimana, tokoh agama, keluarga peserta, serta sejumlah pejabat daerah, Jumat (26/6/2026).
Dalam sambutannya, Isak Waryensi mengajak seluruh kontingen bersyukur atas kesempatan mewakili Kabupaten Kaimana pada ajang Pesparani tingkat provinsi.
Ia mengatakan, keikutsertaan ini menjadi momentum penting karena merupakan penampilan perdana LP3KD Kabupaten Kaimana periode kepengurusan 2023–2028 pada ajang Pesparani Katolik Tingkat Provinsi Papua Barat.
“Ini merupakan kegiatan resmi pertama bagi LP3KD Kabupaten Kaimana periode 2023–2028 dalam mengikuti Pesparani Katolik Tingkat Provinsi Papua Barat IV di Teluk Bintuni,” ujarnya.
Menurut Isak, Pesparani bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan iman, pelestarian seni budaya Gereja Katolik, sekaligus mempererat persaudaraan, toleransi, dan semangat kebhinekaan.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kaimana terus berkomitmen mendukung pembinaan kehidupan keagamaan melalui berbagai program, termasuk dukungan kepada lembaga-lembaga keagamaan.
“Kami berharap kontingen Kabupaten Kaimana mampu menunjukkan kualitas iman, spiritualitas, dan kemampuan seni yang dimiliki. Tampilkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan harumkan nama Kabupaten Kaimana,” pesannya.
Pada Pesparani Katolik Tingkat Provinsi Papua Barat IV, Kabupaten Kaimana mengirimkan peserta pada delapan cabang lomba, yakni Paduan Suara Anak, Paduan Suara Remaja, Paduan Suara Orang Muda Katolik, Paduan Suara Dewasa Wanita, Paduan Suara Dewasa Pria Gregorian, Paduan Suara Dewasa Campuran, Cerdas Cermat Rohani, Mazmur, dan Tutur Kitab Suci.
Sementara itu, Ketua LP3KD Kabupaten Kaimana, Romo Stanislaus Jenambur, O.Carm., mengatakan keikutsertaan pada seluruh cabang lomba merupakan bentuk komitmen daerah dalam membina kehidupan beragama sekaligus mengembangkan talenta generasi muda Katolik.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kaimana yang telah mengalokasikan dukungan anggaran sebesar Rp1 miliar melalui APBD untuk mendukung pembinaan hingga keberangkatan kontingen.
Meski demikian, menurut Romo Stanislaus, kebutuhan penyelenggaraan masih cukup besar. Namun, pihaknya tetap optimistis seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik berkat dukungan pemerintah dan semua pihak.
“Dukungan pemerintah ini menjadi bukti nyata kepedulian terhadap pembinaan kehidupan keagamaan dan pengembangan generasi muda di Kabupaten Kaimana,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kesehatan, disiplin, kekompakan, serta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan.
“Tampilkan kemampuan terbaik yang telah dipersiapkan selama ini. Jadilah duta Kabupaten Kaimana yang membawa damai, sukacita, dan semangat persaudaraan di mana pun berada,” tutupnya. (***/REI)















