Wabup Sangihe Tendris Bulahari Ikuti Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Gelora Santiago

Sangihe14 Dilihat

 

Oplus_131072

Ekuatornews.com – Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, menghadiri upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan Gelora Santiago, Rabu (1/7/2026).

 

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, aparatur sipil negara, serta berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

 

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Kepulauan Sangihe, AKBP Abdul Kholik, bertindak sebagai inspektur upacara membacakan amanat Presiden Republik Indonesia dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

 

Dalam amanatnya, Presiden menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga kepada seluruh keluarga besar Polri di seluruh Indonesia atas dedikasi, pengabdian, serta pengorbanan yang telah diberikan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Presiden juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan tertinggi dari negara kepada seluruh personel Polri yang selama ini telah menjalankan tugas secara profesional, penuh tanggung jawab, dan tanpa mengenal lelah dalam menjaga keamanan dalam negeri.

 

Peringatan Hari Bhayangkara tahun ini mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”. Tema tersebut menegaskan bahwa seluruh perjalanan pengabdian Kepolisian Negara Republik Indonesia bermuara pada satu tujuan luhur, yakni memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui fungsi perlindungan, pengayoman, dan pelayanan.

 

Dalam amanat itu ditegaskan bahwa Polri dituntut untuk terus menunjukkan kesigapan, ketegasan, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, serta menghadirkan pelayanan yang responsif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Presiden juga menyoroti tantangan global yang semakin kompleks, mulai dari rivalitas kekuatan besar dunia, perang siber, kejahatan transnasional, hingga ketidakpastian ekonomi global akibat konflik internasional. Kondisi tersebut menuntut kesiapan Polri untuk terus beradaptasi dan memperkuat kapasitas dalam menghadapi berbagai ancaman, termasuk keamanan siber dan dukungan terhadap misi perdamaian dunia.

 

Selain itu, Polri dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah, di antaranya program makan bergizi gratis, penguatan ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan jagung, pemberantasan narkoba, penyelundupan dan perjudian daring, hingga pengamanan proyek strategis nasional dan investasi.

 

Menghadapi tantangan ke depan yang semakin kompleks, Presiden menegaskan pentingnya reformasi kelembagaan Polri, peningkatan profesionalisme, penguatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan fleksibilitas organisasi, serta penguatan legitimasi institusi di tengah masyarakat.

 

“Pengabdian kepada masyarakat bukan sekadar kewajiban, tetapi merupakan komitmen institusi Polri untuk memberikan pelayanan berkualitas dan membangun kedekatan dengan masyarakat,” demikian kutipan amanat Presiden yang dibacakan Kapolres.

 

Presiden juga mengingatkan bahwa tugas Polri tidak hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga menjaga dan merawat kepercayaan publik melalui kinerja yang nyata.

 

Menutup amanatnya, Presiden mengajak seluruh anggota Polri untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, humanis, responsif, prediktif, dan senantiasa menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.

 

“Polri yang kuat adalah Indonesia yang aman, Indonesia yang aman adalah Indonesia yang maju. Dirgahayu Polri,” tutup amanat Presiden Republik Indonesia pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

 

(*udy)