Jurnalis Masuk Sekolah, PWI Kaimana Bekali Siswa Dasar Jurnalistik dan Bijak Bermedia Sosial

Papua Barat42 Dilihat
“Ketua, pengurus PWI Kabupaten Kaimana bersama dewan guru dan peserta didik baru SMA YPPK Santo Thomas Aquino usai kegiatan Jurnalis Masuk Sekolah yang berlangsung di Aula SMA YPPK Santo Thomas Aquino Kaimana”

KAIMANA, EkuatorNews.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kaimana menggelar kegiatan Jurnalis Masuk Sekolah di Aula SMA Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Santo Thomas Aquino Kaimana, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber dari PWI Kabupaten Kaimana, yakni Ketua PWI Kaimana Frederick Lamawuran dan Sekretaris PWI Kaimana Paskalis Junior Ohoiledjaan.

Ketua Panitia Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Wilhelmus Oladoko, mewakili pihak sekolah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PWI Kabupaten Kaimana atas kesediaannya berbagi pengetahuan kepada para peserta didik baru.

“Sebagai seorang guru, saya menyadari bahwa mendidik generasi muda bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk insan pers,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sesuai ketentuan Permendikbud, kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dilaksanakan selama lima hari dengan berbagai materi, di antaranya pengenalan profil YPPK dan lingkungan sekolah, wawasan wiyata mandala, etika, cerdas bermedia sosial, Peraturan Baris Berbaris (PBB), serta penerapan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun).

Wilhelmus menambahkan, sebanyak 55 siswa mengikuti MPLS dari total 88 calon peserta didik yang mendaftar di SMA YPPK Santo Thomas Aquino Kaimana.

“Ketua PWI Kabupaten Kaimana, Frederick Lamawuran, saat menyampaikan materi dasar-dasar jurnalistik dan literasi digital kepada peserta didik baru SMA YPPK Santo Thomas Aquino dalam kegiatan Jurnalis Masuk Sekolah di Kaimana”

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Kaimana, Frederick Lamawuran, mengapresiasi pihak sekolah yang telah memberikan kesempatan kepada PWI untuk berbagi pengetahuan dengan para siswa kelas X.

“Hari ini kami membawakan dua materi penting, yaitu dasar-dasar jurnalistik dan cerdas bermedia sosial,” katanya.

Menurut Frederick, pemahaman dasar jurnalistik penting diberikan kepada para pelajar karena dapat mendorong mereka lebih gemar menulis, baik karya jurnalistik, sastra, cerpen, maupun puisi.

“Di lingkungan sekolah, para siswa juga akan menggunakan kaidah-kaidah jurnalistik, meskipun dalam lingkup internal sekolah,” jelasnya.

Ia menambahkan, perkembangan teknologi informasi dan media sosial saat ini menghadirkan tantangan yang semakin kompleks. Penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks dapat berdampak buruk, bahkan berujung pada persoalan hukum apabila tidak disikapi secara bijak.

“Melalui kegiatan ini kami berharap siswa-siswi kelas X SMA YPPK Santo Thomas Aquino Kaimana semakin cerdas, bijak, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial seperti Facebook, X (Twitter), Instagram, WhatsApp, maupun TikTok,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris PWI Kabupaten Kaimana Paskalis Junior Ohoiledjaan, Bendahara PWI Arfat Djempot, serta anggota PWI Kaimana Yosias Wambrauw dan Laurens Mitan.

(REI RUMLUS)