PWI Kaimana Hadir di MPLS SMA Negeri 1, Ajak Pelajar Bijak Bermedia Sosial dan Aktif Menulis

Papua Barat29 Dilihat
“Ketua PWI Kabupaten Kaimana, Frederik Lamawuran, saat menyampaikan materi kepada peserta didik baru SMAN 1 Kaimana”

KAIMANA, EkuatorNews.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kaimana memberikan pembekalan mengenai Dasar-Dasar Jurnalistik dan Literasi Digital kepada peserta didik baru SMA Negeri 1 Kaimana dalam rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), yang berlangsung di Aula Serbaguna SMAN 1 Kaimana, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari PWI Kabupaten Kaimana, yakni Ketua PWI Kaimana Frederik Lamawuran yang membawakan materi Dasar-Dasar Jurnalistik, serta Sekretaris PWI Kaimana Paskalis Ohoiledjaan yang menyampaikan materi Literasi Digital.

Ketua PWI Kabupaten Kaimana, Frederik Lamawuran, mengatakan bahwa pembekalan tersebut bertujuan menumbuhkan budaya literasi dan kemampuan berpikir kritis sejak dini kepada para siswa yang baru memasuki jenjang SMA.

Menurutnya, pengenalan dunia jurnalistik bukan dimaksudkan agar seluruh siswa menjadi wartawan, melainkan untuk membiasakan mereka berpikir sistematis, kritis, dan berani menuangkan gagasan melalui tulisan.

“Kami mengajak adik-adik kelas X mulai membangun budaya menulis. Kami juga memperkenalkan metode dasar jurnalistik melalui konsep 5W+1H, sehingga mereka terbiasa menyusun informasi secara runtut dan benar. Dengan rajin menulis, kemampuan berpikir dan proses belajar mereka akan semakin berkembang,” ujar Frederik.

“Sekretaris PWI Kabupaten Kaimana, Paskalis Ohoiledjaan, saat memberikan materi kepada siswa baru SMAN 1 Kaimana”

Ia berharap materi tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk menghidupkan kembali majalah dinding (mading) sekolah sebagai wadah kreativitas.

“Melalui mading, mereka dapat menghasilkan berbagai karya seperti opini, berita, cerpen, puisi, komik, poster, maupun karya sastra lainnya. Kebiasaan menulis akan membuat mereka lebih produktif dan terhindar dari aktivitas yang kurang bermanfaat,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris PWI Kabupaten Kaimana, Paskalis Ohoiledjaan, menekankan pentingnya literasi digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Menurutnya, generasi muda saat ini merupakan generasi yang akan hidup berdampingan dengan dunia digital, sehingga perlu dibekali kemampuan untuk menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.

“Dalam materi yang kami sampaikan, salah satu fokus utamanya adalah etika bermedia sosial. Kami ingin para siswa mampu menyaring informasi, mengenali berita bohong atau hoaks, serta memanfaatkan media digital untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat,” jelas Paskalis.

Ia menambahkan, pemahaman literasi digital menjadi bekal penting agar generasi muda tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan dan mampu menjadi pengguna media sosial yang cerdas.

Di kesempatan yang sama, Kepala SMA Negeri 1 Kaimana, Juan Oliviera Neno, menyampaikan apresiasi kepada PWI Kabupaten Kaimana atas kontribusinya dalam memberikan materi kepada peserta MPLS.

Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan pelajar di era digital saat ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PWI Kaimana yang telah berbagi ilmu kepada peserta didik baru. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut, sehingga tidak hanya siswa kelas X, tetapi juga kelas XI dan XII dapat mengembangkan kemampuan menulis, menghasilkan karya sastra, maupun karya jurnalistik,” ungkapnya.

Peliput: Rizky Amerbay
Editor: Rei Rumlus