
KAIMANA – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kaimana melakukan penanaman padi, pala dan komoditi pertanian unggulan disetiap kampung.
Hal ini dikatakan langsung Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kaimana, Alexander Furay, S.TP, M.Si saat ditemui EkuatorNews.com di ruangan kerjanya, Selasa (20/5/2025).
“Selain melakukan penanaman padi ladang di lima kampung, kami sedang mengembangkan model dan sudah dilaporkan kepada Bupati yakni setiap kampung memiliki kebun padi, tapi akan diintegrasikan dengan tanaman unggulan Pemerintah Daerah (Pemda) yaitu pala dan juga tanaman yang dominan di tiap kampung,” ujar Alexander Furay.
Lebih lanjut Alexander Furay mengatakan, untuk kampung yang sudah dilaksanakan program ini yakni kampung Esania dan telah dibuatkan branding kampung.
“Tahun ini kita baru mulai di Kampung Esania, saat dilakukan survei Kampung Esania memiliki tanaman unggulan yaitu cempedak, jadi diputuskan untuk penanaman padi, pala dan cempedak serta membranding Esania sebagai Kampung cempedak,” ungkapnya.
Alexander Furay melanjutkan ada beberapa kampung juga yang sementara ini masih dilakukan survei dan targetnya setiap kampung wajib ditanami padi, pala dan satu komoditi unggulan di kampung.
“Beberapa kampung sementara dilakukan survei, target kita untuk 5 tahun ke depan bisa mencapai 40 sampai 50 persen kampung-kampung yang ada di Kaimana sudah mempunyai kebun padi, pala dan komuditi unggulan kampung,” ucapnya.
Pala emas menjadi salah satu program unggulan yang dimiliki oleh pemerintahan saat ini, ia membeberkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian memiliki komitmen 5 sampai 10 tahun kedepan setiap warga Kaimana memiliki kebun pala.
“Kami memiliki komitmen berdasarkan program Pemda saat ini yakni 5 sampai 10 tahun kedepan setiap warga Kaimana memiliki kebun pala sendiri minimal 1/2 atau standar 1 hektar,” tandasnya. (EY)








