Rapat teknis persampahan bersama Kecamatan Tuminting dan Kecamatan Wanea, Rabu (22/7/2026), Andrei Angouw mengupas secara detail sistem penanganan sampah hingga ke tingkat lapangan.
Manado, EkuatorNews.com – Wali Kota Manado Andrei Angouw kembali menunjukkan keseriusannya dalam mewujudkan Kota Manado yang bersih dan tertata.
Dalam rapat teknis persampahan bersama Kecamatan Tuminting dan Kecamatan Wanea, Rabu (22/7/2026), Andrei Angouw mengupas secara detail sistem penanganan sampah hingga ke tingkat lapangan.
Didampingi Sekretaris Kota Manado dr. Steaven Dandel, M.Ph, rapat dihadiri Camat Tuminting Hence Patimbano bersama jajaran serta Camat Wanea Wanda Caroles beserta perangkat kecamatan.
Kedua camat memaparkan kondisi kebersihan di seluruh kelurahan yang berada di wilayah masing-masing.
Pembahasan diawali dengan evaluasi rute petugas penyapu jalan.
Andrei Angouw bahkan mencermati data setiap petugas, mulai dari wilayah kerja hingga jam operasional mereka.
Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh ruas jalan yang menjadi tanggung jawab petugas tetap bersih sepanjang hari.
Tak hanya itu, perhatian juga tertuju pada operasional motor sampah.
Menurut Andrei, kendaraan tersebut harus dikelola secara menyeluruh oleh kecamatan sehingga dapat melayani lintas lingkungan maupun lintas kelurahan sesuai kebutuhan.
Khusus Kecamatan Tuminting, Wali Kota menyoroti perlunya penambahan bentor sampah.
Pasalnya, masih terdapat sejumlah kawasan yang tidak bisa dijangkau truk pengangkut sampah sehingga membutuhkan armada yang lebih fleksibel untuk menghubungkan pengangkutan ke SPA maupun langsung ke TPA Sumompo.
Sementara itu, pembahasan serupa juga dilakukan bersama Kecamatan Wanea. Wali Kota meminta seluruh masukan dan evaluasi yang dibahas dalam rapat segera ditindaklanjuti agar penanganan sampah semakin efektif.
Wali Kota menegaskan bahwa kebersihan kota harus dimulai dari sistem kerja yang tertata dan terukur.
“Tujuan kita jelas, menghadirkan Manado yang bersih dan estetik. Karena itu mekanisme penanganan sampah harus benar-benar diperhatikan, mulai dari penyapu jalan, armada motor sampah hingga kebutuhan bentor di wilayah yang sulit dijangkau truk. Semua harus bekerja secara efektif agar pelayanan kebersihan semakin maksimal,” tegas Andrei Angouw.
(Enny)
















