
Ekuatornews.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sangihe terus mendorong peningkatan kesadaran hukum di kalangan generasi muda. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Nusa Utara (Polnustar) Tahun Akademik 2026/2027.
Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Kepulauan Sangihe, Muhammad Fahmi Abdillah, S.H., didampingi Jaksa Fungsional Samuel Sitorus, S.H., dan Adithya Maulana, S.H., hadir sekaligus menjadi pemateri dalam kegiatan yang berlangsung di Auditorium J.E. Tatengkeng, Kampus Politeknik Nusa Utara Tahuna, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti para mahasiswa baru Politeknik Nusa Utara Tahun Akademik 2026/2027. Tim Intelijen Kejari Kepulauan Sangihe turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran jajaran Kejari Sangihe dalam rangkaian PKKMB menjadi bagian dari upaya memberikan pembekalan hukum kepada mahasiswa sejak memasuki lingkungan perguruan tinggi. Selain memperkenalkan kehidupan kampus, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk membangun karakter, integritas, serta kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya menaati hukum.
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Fahmi Abdillah bersama Jaksa Fungsional menyampaikan materi bertajuk “Pencegahan Tindak Pidana Korupsi.”
Materi yang diberikan mencakup pemahaman mengenai pengertian tindak pidana korupsi serta berbagai faktor yang dapat menjadi penyebab terjadinya korupsi.
Pembekalan tersebut diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa mengenai dampak tindak pidana korupsi sekaligus menanamkan nilai-nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari.
Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa dinilai memiliki peran penting dalam membangun budaya antikorupsi. Karena itu, pemahaman mengenai hukum dan pencegahan korupsi sejak dini menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan generasi yang berintegritas.
Melalui kegiatan tersebut, Kejari Kepulauan Sangihe menunjukkan komitmennya untuk terus memperluas edukasi dan kesadaran hukum, khususnya di lingkungan pendidikan dan kalangan generasi muda.
Diharapkan, mahasiswa baru Politeknik Nusa Utara tidak hanya memahami aspek akademik selama menjalani pendidikan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjunjung tinggi hukum, kejujuran, dan integritas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
(*Udy)









