Dari Padel hingga Pancing Kerupuk, Ini Para Juara Lomba HUT ke-81 RI Pegadaian Kanwil V Manado

Penyerahan hadiah pemenang lomba Padel.

Manado, Ekuator News.com – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan PT Pegadaian Kanwil V Manado berlangsung meriah.

Beragam lomba digelar antar-cabang pada Senin (17/8/2026), mulai dari padel, biliar, gaple, pancing kerupuk, estafet sarung, badminton hingga line dance.

Sejumlah cabang Pegadaian ikut ambil bagian dalam kegiatan ini, di antaranya Cabang Langowan, Tomohon, Amurang, Bitung, Girian, Airmadidi, Manado Timur, Tuminting, Manado Utara, Manado Selatan, Karombasan, Istiqlal, Malalayang dan Megamas.

Persaingan berlangsung seru, namun tetap dalam nuansa kebersamaan dan kekeluargaan. Hasil perlombaan pun melahirkan sejumlah juara dari berbagai cabang.

Untuk padel, Juara 1 diraih Area Manado 1, Juara 2 Kanwil 1, dan Juara 3 CP Malalayang. Sementara Tim Favorit diberikan kepada IIKP.

Di cabang biliar, CP Manado Selatan keluar sebagai Juara 1, disusul CP Langowan sebagai Juara 2 dan CP Amurang sebagai Juara 3.

Pada lomba gaple, CP Amurang menjadi juara pertama, CP Manado Timur di posisi kedua dan CP Manado Selatan di posisi ketiga.

Lomba pancing kerupuk dimenangkan CPS Istiqlal sebagai Juara 1, Galeri 24 Juara 2 dan SPI Juara 3.

Sementara untuk estafet sarung, IIKP berhasil menjadi Juara 1, disusul Tuminting dan Airmadidi.

Di cabang badminton, Area Manado 1 kembali menunjukkan performa terbaik dengan meraih Juara 1. CP Langowan berada di posisi kedua, sedangkan CP Airmadidi dan CP Malalayang berbagi posisi Juara 3.

Untuk line dance, gelar juara diraih Ikatan Istri Karyawan Pegadaian.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil V Manado, Maksum, sebelumnya dalam amanat upacara HUT ke-81 RI mengajak seluruh insan Pegadaian menjadikan momentum kemerdekaan sebagai semangat untuk terus memberikan kontribusi bagi bangsa.

Menurutnya, insan Pegadaian perlu terus membangun ekosistem emas yang mandiri, mulai dari penyimpanan, pengelolaan hingga perdagangan emas di negeri sendiri.

“Langkah ini krusial untuk mendorong literasi dan inklusi keuangan berbasis emas lintas generasi demi memperkuat kedaulatan ekonomi nasional,” ujar Maksum.

Ia juga menegaskan bahwa Pegadaian tidak hanya dituntut untuk tumbuh sebagai perusahaan, tetapi juga harus hadir memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat dan bangsa.

“Mari buktikan bahwa Pegadaian tidak hanya tumbuh sebagai sebuah perusahaan, tapi juga hadir sebagai salah satu pilar kekuatan bangsa,” katanya.

Maksum mengajak seluruh insan Pegadaian untuk terus membawa semangat pelayanan dalam menjalankan tugas.

“Dengan semangat terus Melayani Sepenuh Hati, kita wujudkan cita-cita bersama untuk MengEMASkan Indonesia,” pungkasnya.

(Enny)