Anggota Tim Penilai dari Pokja 2 TP PKK Provinsi Sulawesi Utara, dr. Inggrid Giroth, menyampaikan apresiasi atas kesiapan serta kelengkapan administrasi dan inovasi yang ditunjukkan oleh TP PKK Kelurahan Sindulang Satu.
Manado, EkuatorNews.com — Kelurahan Sindulang Satu, Kota Manado, menerima kunjungan Tim Penilai Lomba Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK Tingkat Provinsi Sulawesi Utara pada Senin (7/9/2026).
Dalam evaluasi lapangan tersebut, TP PKK Kota Manado dinilai memiliki potensi besar untuk meraih predikat terbaik pada kategori kota.
Anggota Tim Penilai dari Pokja 2 TP PKK Provinsi Sulawesi Utara, dr. Inggrid Giroth, menyampaikan apresiasi atas kesiapan serta kelengkapan administrasi dan inovasi yang ditunjukkan oleh TP PKK Kelurahan Sindulang Satu.
“Secara garis besar, semua indikator penilaian yang ada di lembar penilaian kami sudah memenuhi nilai-nilai yang cukup baik, bahkan mudah-mudahan sangat baik,” ujar dr. Inggrid di hadapan para pengurus dan anggota PKK.
Ia menjelaskan bahwa dalam lomba tahun ini terdapat dua kategori wilayah, yaitu kategori kabupaten dan kategori kota. Untuk kategori kota, persaingan relatif lebih terukur karena hanya melibatkan empat wilayah, yakni Kota Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.
“Ada peluang untuk meraih kemenangan. Memang kami belum melakukan penilaian ke Kota Bitung yang dijadwalkan pada 17 September mendatang, namun secara administrasi, Kota Manado menunjukkan performa yang sangat siap dibandingkan beberapa tempat lain,” ungkapnya.
Salah satu poin unggulan yang menjadi nilai tambah bagi TP PKK Kelurahan Sindulang Satu adalah optimalisasi pemasaran digital bagi produk-produk UP2K, seperti cakalang dan berbagai olahan UMKM lokal.
“Pemasaran digitalnya sudah berjalan baik. Tadi ditunjukkan langsung tautan ke toko daring seperti TikTok Shop. Ini memudahkan konsumen dari luar daerah untuk membeli produk-produk UP2K Sindulang Satu tanpa terkendala jarak,” kata dr. Inggrid.
Selain itu, ia juga menyoroti penerapan konsep inovasi Simentil (Siapapun Menjual Pasti Laris) yang tercantum dalam laporan kegiatan.
Menurutnya, produk yang dihasilkan kelompok UP2K Sindulang Satu terbukti memiliki daya jual tinggi dan diterima pasar sehingga mampu memutar modal usaha serta mengembalikan biaya produksi secara efisien.
“Legalitas dan kualitas produknya juga sangat baik. Sudah ada berbagai sertifikat pendukung dan diakui oleh BPOM. Kelompok usahanya hidup dan berkembang pesat. Mudah-mudahan Kota Bitung nanti tidak menjadi saingan berat, sehingga Kota Manado bisa meraih hasil yang terbaik,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Manado, Irene Angouw Pinontoan, mendampingi Tim Penilai Pokja 2 TP PKK Provinsi Sulawesi Utara dalam rangka Penilaian Lomba Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) tingkat Provinsi di Kelurahan Sindulang Satu.
Dalam kesempatan tersebut, Irene menyampaikan apresiasinya atas kehadiran tim penilai provinsi.
Ia menyoroti potensi kelompok UMKM di Sindulang Satu yang menampilkan berbagai produk unggulan, salah satunya olahan Cakalang Fufu yang telah dikemas secara modern agar dapat dipasarkan ke luar daerah hingga luar negeri.
“Di sini langsung ada demo dari pelaku UMKM, khususnya Ibu Sarce. Mereka memperlihatkan produk Cakalang Fufu yang sudah dikemas rapi sehingga bisa dibawa sebagai oleh-oleh sampai ke Jakarta, bahkan ke luar negeri,” ujar Irene di sela-sela kegiatan.
(Enny)















