KAIMANA, EkuatorNews.com — Pariwisata Kabupaten Kaimana kembali mendapat peluang untuk memperkenalkan potensi wisata ke pasar internasional. Sekitar 150 hingga 200 wisatawan asing dijadwalkan tiba di Kaimana menggunakan kapal pesiar pada 1 Oktober 2026.
Para wisatawan tersebut akan mengunjungi sejumlah destinasi wisata, khususnya kawasan Teluk Triton yang dikenal dengan potensi wisata bahari dan keindahan bawah lautnya.
Diketahui, Kapal pesiar yang dijadwalkan akan tiba tanggal 1 Oktober 2026 yakni MV LE SOLEAL dan MV HERITAGE adventuer rencana kedatangannya pada 17 Oktober 2026.

Kepala PT Pelni (Persero) Cabang Kaimana melalui Kepala Urusan Operasi dan Pelayanan, Cosmas Kornelius Toki, mengatakan kunjungan wisatawan asing menggunakan kapal pesiar ke Teluk Triton merupakan agenda yang berlangsung secara reguler hampir setiap tahun.
Menurutnya, wisatawan asing yang datang ke Teluk Triton tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga melakukan aktivitas menyelam di sejumlah spot bawah laut.
“Ya memang mereka secara reguler datang, hampir setiap tahun masuk ke Triton Bay. Di sana mereka para turis asing ini melakukan diving di beberapa spot bawah laut, tetapi juga mereka mengelilingi beberapa spot wisata yang ada di Teluk Triton,” ujar Cosmas saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Rabu (23/9/2026).
Cosmas melanjutkan, kunjungan kapal wisata asing tersebut perlu dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkenalkan lebih luas potensi pariwisata Kabupaten Kaimana.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Kaimana melalui instansi teknis terkait dapat berkolaborasi dengan masyarakat adat untuk menghadirkan berbagai kegiatan seni dan budaya di kawasan Teluk Triton.
“Ke depan kalau bisa ada perhatian dari Pemda Kaimana melalui instansi teknis terkait berkolaborasi dengan masyarakat adat setempat membuat event-event seni budaya yang bisa memancing para wisatawan asing atau mancanegara untuk datang,” katanya.
Menurut Cosmas, Teluk Triton juga dapat menjadi salah satu pintu masuk untuk memperkenalkan destinasi wisata lain yang dimiliki Kabupaten Kaimana.
Selain wisata bahari, kata dia, Kaimana memiliki sejumlah lokasi dan spot wisata yang berpotensi dikembangkan sebagai tujuan kunjungan wisatawan mancanegara.
Untuk kunjungan pada awal Oktober mendatang, ia membeberkan jumlah wisatawan yang berada di atas kapal pesiar tersebut diperkirakan mencapai 150 hingga 200 orang.
Ia menambahkan Kapal tersebut membawa wisatawan dari berbagai negara dan memiliki rute perjalanan ke sejumlah daerah yang memiliki destinasi wisata, termasuk wilayah Papua.
“Kalau untuk jumlah pengunjung wisata yang ada dalam perjalanan menggunakan kapal pesiar itu biasanya kurang 150 sampai 200 orang penumpang. Itu hampir semua negara,” jelasnya.
Cosmas pun menyebutkan, kunjungan kapal pesiar wisatawan asing ke Kaimana tidak hanya dijadwalkan pada 1 Oktober 2026.
Berdasarkan jadwal yang ada, kapal pesiar juga dijadwalkan kembali datang pada 17 Oktober, 6 dan 15 November, serta 12 Desember 2026. Dengan demikian, sepanjang 2026 tercatat lima kali kunjungan kapal pesiar wisatawan asing yang dijadwalkan masuk dan dilayani di Kaimana.
“Kunjungan tersebut diharapkan dapat menjadi peluang untuk memperkenalkan potensi wisata Kaimana sekaligus membuka ruang bagi pengembangan kegiatan pariwisata yang melibatkan masyarakat lokal, termasuk seni dan budaya serta pelaku usaha di daerah,” tandasnya.
(REI RUMLUS)









