Empat Gol Tanpa Balas! Manganitu Selatan Tundukkan Tahuna Barat A, Ayu Makaluase Cetak Gol ke-8

Sangihe99 Dilihat

Sangihe, Ekuatornews.com – Tim sepak bola putri Kecamatan Manganitu Selatan tampil dominan saat menghadapi Tim Putri Tahuna Barat A dalam lanjutan perebutan Piala Bergilir Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe, yang digelar di Lapangan Gesit Tahuna, Senin (28/9/2026).

 

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua kesebelasan tampil saling membaca pola permainan. Namun, Manganitu Selatan perlahan mulai menemukan celah di lini pertahanan lawan.

 

Gol pembuka akhirnya tercipta setelah pemain bernomor punggung 2, Ayu Makaluase, berhasil memanfaatkan peluang dan membobol gawang Tahuna Barat A.

 

Memasuki babak kedua, Manganitu Selatan semakin meningkatkan tekanan. Permainan mereka terlihat lebih agresif dengan penguasaan bola yang membuat Tahuna Barat A kesulitan mengembangkan permainan.

 

Serangan demi serangan terus dilancarkan Manganitu Selatan hingga menghasilkan tambahan tiga gol. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor akhir 4-0 untuk kemenangan Manganitu Selatan.

 

Exco ASKAB Sangihe bidang Eksekutif Komite Wasit dan PP, Yerry Malendes, mengapresiasi permainan yang diperlihatkan Manganitu Selatan.

 

Menurutnya, permainan Manganitu Selatan menunjukkan bahwa tim tersebut memiliki pengalaman dalam mengikuti berbagai turnamen.

 

“Untuk Manganitu Selatan, bermain bagus dan cara mereka bermain, sportivitas itu menunjukkan bahwa mereka sudah biasa bermain dan mungkin sudah banyak mengikuti beberapa turnamen, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan,” ujar Yerry.

 

Selain kemenangan telak tersebut, perhatian juga tertuju kepada Ayu Makaluase. Pemain bernomor punggung 2 itu kini tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sementara dengan koleksi delapan gol.

 

“Untuk posisi top skor sementara dipegang oleh Ayu nomor urut 2 dari Manganitu Selatan dengan total gol 8. Kemungkinan sampai dengan putaran final, Ayu bisa menambah pundi-pundi gol untuk Manganitu Selatan,” katanya.

 

Yerry menjelaskan, kompetisi saat ini telah memasuki babak penyisihan kedua untuk menuju putaran ketiga dan selanjutnya bersaing memperebutkan tiket ke babak delapan besar.

 

Ia pun berharap seluruh pemain tetap menjunjung tinggi sportivitas karena turnamen tersebut bukan sekadar pertandingan, tetapi juga menjadi wadah untuk menggali potensi pesepak bola putri di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

 

“Tetap junjung sportivitas karena ini kita memeriahkan dan merebutkan Piala Bergilir Ketua PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe. Dari sini kita bisa melihat bahwa ternyata banyak potensi-potensi pemain sepak bola wanita yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe,” ujarnya.

 

Menurutnya, jika terdapat peluang dan pembinaan berkelanjutan, potensi pemain sepak bola putri Sangihe juga terbuka untuk dikembangkan hingga ke tingkat provinsi.

 

Sementara itu, Lurah Kolongan Akembawi mengakui keunggulan Manganitu Selatan dalam pertandingan tersebut. Ia menyebut Manganitu Selatan memiliki pengalaman lebih karena cukup sering tampil dalam berbagai pertandingan.

 

“Memang kalau secara kemampuan, karena memang Mangsel sering tampil, tetap torang mengakui Mangsel lebih hebat. Cuma di posisi sekarang, torang Tahuna Barat juga bersyukur bahwa torang boleh ada sampai di putaran kedua. Padahal tim ini baru, baru perdana turun,” ungkapnya.

 

Meski kalah telak, ia memastikan tim Tahuna Barat A akan melakukan evaluasi dan tetap menjaga semangat para pemain.

 

“Tetap torang semangat. Tetap evaluasi ke dalam tetap ada,” katanya.

 

Ia juga meminta para pemain lebih serius dalam menjalani pertandingan, mengingat kompetisi membutuhkan konsentrasi dan semangat bertanding.

 

“Namanya kita di lapangan bertanding berarti ada kompetisi. Namanya kompetisi berarti musuh lawan itu adalah musuh di lapangan. Nanti setelah selesai baru kita berteman lagi,” tuturnya.

 

Lurah Kolongan Akembawi menambahkan, perjalanan Tahuna Barat A masih belum berakhir. Mereka masih memiliki satu pertandingan menghadapi Tamako pada Rabu mendatang.

 

Karena itu, peluang untuk bangkit masih terbuka dan kemenangan menjadi target penting pada laga berikutnya.

 

“Harapan tetap semangat anak-anak karena masih ada satu pertandingan lagi hari Rabu menghadapi Tamako. Jadi masih ada kesempatan. Dua-dua tim yang kalah harus cari menang ini,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, meski membawa nama Tahuna Barat A dalam turnamen, seluruh personel tim tersebut merupakan warga Kolongan Akembawi.

 

“Jadi kebetulan kita membawa nama Tahuna Barat, Tahuna Barat A, tetapi personil semua orang Kolongan Akembawi,” pungkasnya.

 

(*udy)