Batal Terbang akibat Cuaca, 15 Jemaah Umrah Kaimana Tempuh Jalur Laut ke Sorong

Papua Barat3 Dilihat

KAIMANA, EkuatorNews.com — Pembatalan penerbangan Wings Air akibat kendala cuaca mengubah rencana keberangkatan 15 jemaah umrah asal Kabupaten Kaimana. Sebagai langkah alternatif, seluruh jemaah dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Kota Sorong menggunakan kapal laut pada Kamis (15/10/2026).

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kaimana, Yoyon Fahri Nisfu, mengatakan para jemaah akan diberangkatkan menggunakan kapal Sabuk Nusantara 96 untuk menuju Sorong sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.

“Sebagai langkah alternatif setelah pembatalan penerbangan pada 13 Oktober kemarin, seluruh jemaah dialihkan menggunakan kapal Sabuk Nusantara 96. Rencananya, besok, 15 Oktober, mereka diberangkatkan menuju Sorong,” ujar Yoyon saat diwawancarai, Rabu (14/10/2026).

Ia menjelaskan, perjalanan laut dari Kaimana menuju Sorong diperkirakan memakan waktu sekitar dua hari. Setibanya di Sorong, seluruh jemaah akan diarahkan untuk menginap di Asrama Haji Sorong sembari menjalani tahapan persiapan keberangkatan berikutnya.

Menurut Yoyon, penggunaan Asrama Haji Sorong telah dikoordinasikan oleh pihak Kementerian Haji dengan pihak terkait di Sorong. Selama berada di asrama, para jemaah juga dijadwalkan menjalani vaksinasi sebagai bagian dari persiapan sebelum berangkat ke Arab Saudi.

“Setibanya di Sorong, berdasarkan informasi yang kami terima dari pihak Kementerian Haji maupun agen travel, para jemaah akan menginap di Asrama Haji. Di sana juga akan dilakukan vaksinasi bagi seluruh jemaah,” jelasnya.

Setelah seluruh tahapan persiapan di Sorong selesai, 15 jemaah tersebut diperkirakan melanjutkan perjalanan menggunakan pesawat Garuda Indonesia menuju Jakarta pada 19 Oktober 2026.

Dari Jakarta, perjalanan akan diteruskan menuju Jeddah, Arab Saudi, untuk melaksanakan ibadah umrah.

Yoyon menyebut pembatalan penerbangan akibat cuaca berdampak pada perubahan jadwal perjalanan yang telah direncanakan sebelumnya. Karena itu, pemerintah daerah bersama pihak terkait menyiapkan alternatif transportasi agar proses keberangkatan jemaah tetap dapat dilanjutkan.

“Dengan adanya kendala cuaca, secara otomatis seluruh jadwal mengalami perubahan. Untuk sementara, kita mengikuti langkah alternatif yang sudah disiapkan, termasuk keberangkatan melalui jalur laut menuju Sorong,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Kaimana, lanjut Yoyon, terus berkoordinasi dengan Kementerian Haji dan agen travel untuk memastikan seluruh tahapan perjalanan berjalan dengan baik, mulai dari keberangkatan menuju Sorong hingga penerbangan lanjutan ke Tanah Suci.

“Dengan perubahan rute tersebut, 15 jemaah umrah asal Kaimana diharapkan tetap dapat melanjutkan perjalanan sesuai jadwal terbaru dan menjalankan ibadah dengan aman serta lancar,” pungkasnya.

 

(REI RUMLUS)