KAIMANA, EkuatorNews.com – Bupati Kaimana, Drs. Hasan Achmad, M.Si., melantik dan mengambil sumpah janji 223 Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam jabatan administrator, jabatan pengawas, dan jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kaimana, Senin (19/10/2026).
Pelantikan yang berlangsung di Gedung Pertemuan Krooy tersebut turut dihadir, Wakil Bupati Kaimana Isak Waryensi, jajaran Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kaimana, perwakilan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kaimana, para staf ahli, para asisten Sekda, dan tokoh Agama serta tokoh adat juga tokoh masyarakat.
Dari total 223 ASN yang dilantik, sebanyak 156 orang menduduki jabatan pengawas, 66 orang jabatan administrator, dan satu orang jabatan fungsional auditor.

Dalam sambutannya, Bupati Hasan Achmad menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni atau pengisian jabatan kosong, melainkan bentuk kepercayaan sekaligus amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh integritas.
Menurutnya, sumpah dan janji jabatan yang diucapkan para pejabat merupakan komitmen moral dan hukum untuk melaksanakan tugas secara jujur, profesional, serta bertanggung jawab.
“Pelantikan pada hari ini merupakan pelantikan tahap pertama dalam rangka penataan birokrasi dan restrukturisasi organisasi Pemerintah Daerah. Penataan ini merupakan proses yang dinamis, berkelanjutan, dan dilakukan melalui pertimbangan yang matang,” ujarnya.
Bupati Hasan Achmad juga memastikan bahwa pemerintah daerah akan melanjutkan penataan birokrasi melalui pelantikan tahap kedua yang waktunya akan ditentukan kemudian.
Karena itu, ia meminta seluruh ASN, baik yang telah dilantik maupun yang masih menunggu proses berikutnya, agar tetap fokus menjalankan tugas dan tidak terpengaruh dinamika rotasi, mutasi, maupun promosi jabatan.
Ia pun menegaskan bahwa proses penataan organisasi tidak boleh mengganggu kinerja pemerintahan ataupun menghambat pelayanan kepada masyarakat.
Bupati Kaimana juga mengingatkan seluruh ASN untuk menjaga kondusivitas lingkungan kerja dengan menghindari spekulasi, prasangka, dan penyebaran isu yang tidak produktif.
Selain itu, para ASN diminta menunjukkan kompetensi dan kinerja terbaik karena penataan aparatur dilakukan dengan mempertimbangkan kompetensi serta kinerja melalui sistem merit.
“Seluruh proses penataan ASN dilakukan dengan mempertimbangkan kompetensi dan kinerja atau melalui sistem merit. Tunjukkan bahwa Saudara-saudari merupakan ASN yang unggul, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah,” tegasnya.

Ia turut menyoroti pentingnya penguasaan teknologi informasi di tengah penyelenggaraan pemerintahan yang semakin berbasis elektronik. Menurutnya, peningkatan kompetensi digital menjadi kebutuhan bagi ASN agar mampu mengikuti perkembangan sistem pemerintahan dan meningkatkan efektivitas kerja.
Kepada para pejabat yang baru dilantik, Bupati Hasan Achmad menyampaikan sejumlah pesan penting, mulai dari penerapan tata kelola pemerintahan yang baik, percepatan adaptasi di lingkungan kerja, hingga penguatan koordinasi dan kerja sama tim.
Ia meminta para pejabat segera memahami tugas dan fungsi jabatan masing-masing, mempelajari indikator kinerja utama, serta menyusun langkah-langkah konkret untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
Menurutnya, pejabat administrator dan pengawas memiliki peran penting dalam memastikan setiap program dan kegiatan pemerintah terlaksana secara tepat waktu, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, pejabat fungsional yang menjalankan tugas pengawasan diminta bekerja secara profesional dan objektif untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan tetap berada dalam koridor hukum serta prinsip akuntabilitas.
Bupati Hasan Achmad juga mendorong para pejabat meningkatkan inovasi dan kualitas pelayanan publik. Ia menekankan bahwa masyarakat membutuhkan pelayanan birokrasi yang cepat, ramah, transparan, dan mampu memberikan kemudahan.
“ Tinggalkan mentalitas ingin dilayani dan gantilah dengan semangat melayani sepenuh hati,” pesannya.
Selain meningkatkan pelayanan, Bupati menegaskan pentingnya menjaga integritas dan menjauhi segala bentuk penyimpangan, termasuk korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Ia mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik secara kedinasan maupun moral.
Menutup sambutannya, Bupati Hasan Achmad menyampaikan apresiasi kepada para rohaniwan, saksi, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran pelantikan.
“Saya berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kaimana,” tandasnya.
PENULIS: RIZKY AMERBAY
EDITOR: REI RUMLUS




















