Acara SPARK Campus 2026 — SPRIN x Pegadaian Peduli sukses digelar berkat kolaborasi antara Pogi Sulawesi Utara (Sulut), Pogi Pusat, serta PT Pegadaian Kanwil Manado di FK Unsrat, Sabtu (31/10/2026).
Manado, EkuatorNews.com — Meriah dan penuh keakraban tampak terasa di Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado pada Sabtu (31/10/2026).
Acara SPARK Campus 2026 — SPRIN x Pegadaian Peduli sukses digelar berkat kolaborasi antara Pogi Sulawesi Utara (Sulut), Pogi Pusat, serta PT Pegadaian Kanwil Manado.
Kegiatan ini tak hanya diisi dengan ajang olahraga yang seru, tetapi juga diramaikan dengan berbagai agenda untuk mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa kedokteran senior dan junior.
Dekan Fakultas Kedokteran Unsrat Manado, Dr. dr. Billy Johnson Kepel, M.Med.Sc., Sp.KKLP, yang hadir langsung dalam acara tersebut, memberikan pesan mendalam bagi para calon dokter.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya membangun kedekatan dengan masyarakat agar profesi dokter tidak terkesan eksklusif.
“Supaya tidak terkesan para dokter-dokter, apalagi dokter spesialis yang tidak eksklusif. Jadi kalau membaur, mendekatkan diri dengan masyarakat, bersama-sama dengan masyarakat, tentunya masyarakat merasa dan menyambut para dokter, para SPOG ini sebagai teman sekerjanan—teman yang sama-sama saling memberi dan melayani,” ungkap dr. Billy Kepel.
Ia juga menceritakan pengalamannya saat bertugas sebagai dokter PTT (Pegawai Tidak Tetap) di desa terpencil pada tahun 1993–1996, di mana akses jalan dan transportasi yang sulit menguji langsung bagaimana melayani masyarakat secara nyata di lapangan.
Menurutnya, empati dan kepekaan sosial ini harus ditanamkan sejak mahasiswa berada di bangku kuliah semester awal, termasuk melalui metode komunikasi yang baik, baik secara individu maupun kepada komunitas luas.
Sebagai bagian dari rangkaian acara SPARK Campus 2026 ini, kegiatan juga diisi dengan aksi nyata berupa vaksinasi HPV bagi para mahasiswi.
Langkah ini dinilai sangat penting mengingat tingginya angka prevalensi kasus kesehatan terkait di wilayah Sulawesi Utara.
Dengan adanya kegiatan kolaborasi seperti ini, Fakultas Kedokteran Unsrat berharap para calon dokter dan spesialis masa depan tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi serta jiwa melayani masyarakat dengan sepenuh hati.
(Enny)
















