Foto ilustrasi dari AI.
Manado, EkuatorNews.com – Tahapan Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado periode 2026–2030 mulai memasuki fase penting. Mulai hari ini, Senin (2/11/2026), panitia resmi membuka pendaftaran bakal calon rektor yang akan berlangsung hingga 6 November 2026.
Momentum ini menjadi perhatian civitas akademika Unsrat. Sebab, dari proses penjaringan tersebut akan muncul nama-nama yang berpeluang memimpin salah satu perguruan tinggi negeri terbesar di Sulawesi Utara itu untuk empat tahun mendatang.
Pelaksanaan Pilrek Unsrat berpedoman pada Surat Keputusan (SK) Senat Universitas Sam Ratulangi Nomor 2270/UN12.34/LL/2026.
Ketua Panitia Penjaringan yang juga Wakil Rektor I Bidang Akademik Unsrat, Dr. Ir. Arthur G. Pinaria, M.Sc., sebelumnya menjelaskan bahwa seluruh tahapan pemilihan telah disusun dengan jadwal yang jelas.
Panitia berharap proses ini dapat berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku, sekaligus mendapat dukungan dari seluruh civitas akademika.
Pendaftaran Dibuka 2–6 November
Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, pendaftaran bakal calon rektor berlangsung selama lima hari, mulai 2 hingga 6 November 2026.
Namun, jika hingga batas waktu tersebut jumlah pendaftar belum mencapai empat orang, panitia akan membuka perpanjangan pendaftaran pada 9–11 November 2026.
Selanjutnya, panitia akan melakukan seleksi administrasi dan klarifikasi dokumen pada 12–18 November 2026. Hasil penjaringan dijadwalkan disampaikan kepada Senat pada 19 November.
Setelah melalui masa pengajuan keberatan dan jawaban panitia pada 20–23 November, penetapan sekaligus pengumuman hasil penjaringan bakal calon rektor akan dilakukan pada 24 November 2026.
Tiga Nama Akan Masuk Tahap Penyaringan
Perjalanan Pilrek kemudian berlanjut ke tahap penyaringan. Pada 25 November 2026, para bakal calon rektor dijadwalkan menyampaikan visi, misi, serta program kerja dalam Rapat Senat Terbuka.
Pada tahapan ini, Senat bersama pejabat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi akan melakukan penilaian hingga menetapkan tiga nama calon rektor.
Ketiga nama tersebut selanjutnya dikirimkan kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada 26 November 2026.
Tidak berhenti di situ, ketiga calon akan menjalani penelusuran rekam jejak melalui asesmen dan wawancara oleh Kemendiktisaintek pada 27 November hingga 17 Desember 2026.
Pemilihan Dijadwalkan 18 Desember
Puncak proses Pilrek Unsrat periode 2026–2030 dijadwalkan berlangsung pada 18 Desember 2026.
Pada tanggal tersebut, Senat Unsrat bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi akan melaksanakan pemilihan rektor.
Hasil pemilihan kemudian dikirimkan kepada Menteri pada 19 Desember 2026. Sementara untuk penetapan dan pelantikan rektor terpilih, waktunya akan menyesuaikan dengan ketentuan serta agenda Menteri.
Dengan dimulainya pendaftaran hari ini, perhatian kini tertuju pada siapa saja yang akan mengambil bagian dalam kontestasi kepemimpinan Unsrat.
Pilrek kali ini bukan sekadar pergantian pucuk pimpinan, tetapi juga menjadi momentum menentukan arah kebijakan, penguatan kualitas akademik, serta masa depan pengembangan Universitas Sam Ratulangi untuk periode 2026–2030.
(Enny)

















