Hanya Satu dari Delapan Truk Beroperasi, DLH Kaimana Cari Solusi Atasi Penumpukan Sampah

Papua Barat3 Dilihat

KAIMANA, EkuatorNews.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kaimana mulai menyiapkan langkah penanganan terhadap persoalan penumpukan sampah yang terjadi di sejumlah titik wilayah Kota Kaimana.

Kendala utama yang dihadapi saat ini adalah keterbatasan bahan bakar minyak (BBM) operasional serta kondisi kendaraan pengangkut sampah yang sebagian besar mengalami kerusakan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Penanganan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kaimana, Eduard Musa Lodar yang baru dilantik pada 19 Oktober 2026, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/11/2026).

Ia menjelaskan, persoalan persampahan merupakan tanggung jawab yang harus ditangani secara serius karena berkaitan langsung dengan kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Menurutnya, setelah resmi dilantik, dirinya langsung berupaya mencari solusi terhadap persoalan penumpukan sampah yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.

“Terus terang, secara pribadi saya merasa ini menjadi tanggung jawab besar. Sampai tidur pun masih berpikir bagaimana supaya pagi cepat ke kantor untuk mencari solusi,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, dari total delapan unit kendaraan pengangkut sampah yang dimiliki DLH Kaimana, saat ini hanya satu unit truk yang masih beroperasi. Sementara kendaraan lainnya mengalami gangguan dan sebagian sedang menjalani perbaikan di bengkel.

Kondisi tersebut semakin diperberat dengan kendala BBM operasional sehingga aktivitas pengangkutan sampah belum dapat berjalan maksimal.

Namun, setelah melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, pihaknya telah memperoleh titik terang terkait penyediaan BBM untuk mendukung operasional armada pengangkut sampah.

“Puji Tuhan, pagi hari ini ketika saya bertemu dengan ibu-ibu penyapu jalan dan melaporkan kondisi ini kepada kepala dinas, ternyata sudah ada solusi. BBM untuk mengoperasikan armada-armada ini sudah bisa kita jalankan,” jelasnya.

Ia berharap, apabila tidak ada kendala, pengangkutan sampah dapat kembali dilaksanakan mulai Rabu (4/11/2026).

Selain mengandalkan satu unit truk yang masih beroperasi, DLH Kaimana juga akan mengoptimalkan satu unit kendaraan tambahan bantuan Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk membantu mengatasi penumpukan sampah.

Kendaraan tambahan tersebut direncanakan mendukung pengangkutan kontainer-kontainer sampah, sehingga sampah yang tersisa dapat diangkut secara lebih efektif menuju tempat pembuangan akhir (TPA).

“Besok ketika kendaraan mulai berjalan, truk yang ada akan mengangkut kontainer-kontainer sampah. Sisa sampah yang ada juga langsung dimasukkan ke dalam truk tambahan karena kapasitasnya memungkinkan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga berencana turun langsung memantau proses pengangkutan sampah agar pelaksanaannya berjalan sesuai rencana sekaligus memastikan pelayanan kebersihan kepada masyarakat kembali berjalan.

Menurutnya, persoalan sampah tidak boleh dianggap sepele karena apabila tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan dampak terhadap kebersihan lingkungan maupun kesehatan masyarakat.

Karena itu, ia berharap dukungan dan kerja sama semua pihak agar penanganan persampahan di Kabupaten Kaimana dapat berjalan lebih optimal.

 

(RIZKY AMERBAY)