Akhir Turnamen Sepak Bola KU-18 Tahun 2024 Tamako, Tunas Muda IKIRTA Mahena FC Raih Juara Satu Usai Kalahkan Bidadari FC

Sangihe826 Dilihat

 

Sangihe – Ekuatornews.com.- Skor 6 – 5 diraih oleh tim Tunas muda Mahena FC usai kalahkan Bidadari FC dengan adu pinalti mengakhiri seluruh kegiatan turnamen sepak bola kelompok usia (KU) – 18 yang bertempat di lapangan Pokol kecamatan Tamako Minggu (30/6/2024).

Turut hadir menyaksikan jalannya pertandingan tersebut, Ketua ASKAB Sangihe Michael Thungari, Wakil ketua ASKAB Sangihe dr.Apeikonus Daud Loris , Asisten 1, Kadis Sosial Provinsi Sulawesi Utara dr.Rinny Tamuntuan, anggota DPRD Sangihe, Kapolsek Tamako.

Dalam sambutannya, ketua ASKAB PSSI Sangihe Michael Thungari mengatakan, olahraga Sepak Bola merupakan salah satu olahraga yang sangat populer dan diminati masyarakat. Hal itu terlihat sangat antusiasnya masyarakat dalam menyaksikan pertandingan.

“Yang lebih penting lagi kita dapat melihat pemain-pemain yang berbakat untuk dapat kita didik dan latih, sehingga melahirkan para pemain sepak bola yang berprestasi baik ditingkat lokal maupun nasional. Selain itu, melalui turnamen ini diharapkan dapat menarik minat anak-anak lainnya untuk berlatih sepak bola,” kata Thungari.

Dia juga menyampaikan pujian syukur kepada Tuhan Yesus Kristus bahwa turnamen kelompok usia (KU) 18 yang diadakan di lapangan Pokol kecamatan Tamako telah berhasil dengan baik.

“Sejak awal hingga akhir turnamen tersebut berjalan dengan aman dan baik walaupun dengan kondisi lapangan saat ini yang kita lihat, untuk bermain di lapangan seperti ini memerlukan fisik dan Tanaga yang lebih, tetapi anak – anak kelompok umur berhasil menaklukan itu, dan turnamen ini bisa selesai,”

“Semua kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak. Dan apresiasi yang sebesar – besarnya kepada panitia dari Jemaat Baitel Tamako yang sudah berjuang keras dengan kondisi lapangan seperti ini terus memperbaiki demi keberlangsungan turnamen ini. Sekali lagi saya atas nama pribadi dan seluruh pengurus ASKAB semua pecinta bola yang ada di kabupaten kepulauan Sangihe mengucapkan apresiasi dan banyak terimakasih.

Lanjut Dia, Tamako yang dulunya menakutkan ibaratnya bermain dan menonton sepak bola yang ada di Tamako, hari ini stigma itu hilang.

“Ternyata Tamako itu aman untuk kita bermain dan menonton sepak bola. Semoga ini menjadi titik awal untuk ada turnamen – turnamen besar berikutnya akan dilaksanakan di Tamako. Disini sudah banyak yang hadir calon – calon pemimpin kedepan, semoga ada bupati cup yang akan dilaksanakan di kecamatan Tamako,”

Thungari juga berharap tentunya lapangan ini harus segera diperbaiki terlebih dahulu.

“Tentunya lapangan ini adalah salah satu aset penting yang ada di kecamatan Tamako, jadi kegiatan besar harus berlangsung di lapangan seperti ini. Dan mudah – mudahan ada kepedulian dari kepemerintahan berikut membutuhkan lapangan ini replesatif bagai bagian dari wibawa kecamatan Tamako,”ungkap Thungari.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia juga menyampaikan, bahwa turnamen Sepak Bola KU-18 tersebut, merupakan turnamen yang digelar pertama kali di kecamatan Tamako.

“Kami selaku panitia sangat bersyukur dengan adanya turnamen tersebut, karena turnamen tersebut dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan tali silaturahmi antar warga masyarakat yang ada di kabupaten Sangihe, sehingga dapat memupuk kebersamaan dan kekompakan dalam membangun kabupaten Sangihe yang kita cintai bersama,”tuturnya.

Dari pantauan di lapangan, dalam penutupan tersebut mempertandingkan partai final antara Bidadari FC melawan Tunas muda Mahena FC. Dengan hasil pertandingan dimenangkan oleh tim Tunas Muda Mahena dengan adu pinalti skor 6 – 5

(*Udy)