
KAIMANA, EkuatorNews.com – Papua Cerdas merupakan program dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat.
Hal ini dikatakan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kaimana Ray Ratu D Come saat ditemui awak media di Ruang Kerjanya, Senin (19/1/2026).
“Papua Cerdas adalah program dari Pemprov Papua Barat berupa bantuan uang sebanyak Rp 3.000.000 per siswa bagi Kabupaten yang tidak menyiapkan anggaran,” ujar Kepala Dinas Ray Ratu D Come.
Untuk Kabupaten Kaimana, Ray Ratu D Come menjelaskan anggaran pendidikan gratis dan pakaian seragam telah disiapkan sebanyak Rp 1.200.000 per siswa ditingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).
“Karena dari Kabupaten telah disiapkan anggaran Rp 1.200.000 per siswa, sehingga dari Papua Cerdas hanya mencairkan sebanyak Rp 1.800.000 per siswa, jadi totalnya tetap Rp 3.000.000,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ray Ratu menjabarkan bantuan dari Papua Cerdas itu peruntukan untuk siswa-siswi yang didalamnya salah satunya yaitu pakaian seragam.
“Ketika uang tersebut dipotong untuk penambahan biaya pakaian seragam dari pihak sekolah, sisanya harus diberikan kepada siswa-siswi, sebab itu hak mereka” ujarnya.
Ray Ratu melanjutkan, untuk atribut dan pakaian seragam dari setiap Sekolah harganya berbeda.
“Mengenai harga dari pakaian seragam dari setiap Sekolah berbeda-beda, ini yang harusnya kita rapikan agar bisa sama rata,” lanjutnya.
Ia juga menerangkan seharusnya ada koordinasi dari pihak sekolah dan dinas ketika mau diadakan rapat bersama orang tua.
“Seharusnya ketika satuan pendidikan seperti SMA atau SMK mendapatkan bantuan Papua Cerda dan mau melakukan rapat dengan orang tua, harus berkoodinasi dengan Dinas agar Dinas bisa bantu menjelaskan berapa yang disiapkan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan sisinya yang ditanggulangi dari Provinsi melalui Papua Cerdas serta anggaran ini diperuntukkan untuk apa,” terangnya.
“Kalau dilakukan koordinasi dengan Dinas, kami bisa memberikan penjelasan berdasarkan petunjuk teknis (juknis) dari Papua Cerdas maupun Pemkab, anggaran ini diperuntukkan untuk apa, agar tidak sepenggal-sepenggal informasi yang diterima oleh orang tua/wali murid,” tandasnya. (REI)








