Dua Inovasi Dukcapil Sangihe Tembus Final Lomba Inovasi Pelayanan Publik Provinsi Sulut

Sangihe718 Dilihat

 

Oplus_131072

Ekuatornews.com. – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dua inovasi layanan administrasi kependudukan yang diusung instansi tersebut berhasil masuk sebagai finalis Lomba Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Provinsi Sulawesi Utara.

Keberhasilan ini sebagaimana tertuang dalam Surat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Nomor 008.8.3.4/26.455/Sekr.Dis-Dukcapil tentang Pengumuman Finalis Inovasi Pelayanan Publik pada Urusan Administrasi Kependudukan.

Plt. Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Kepulauan Sangihe, Davidson H. Djarang, S.IP., mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut. Ia menyebutkan bahwa dua inovasi yang lolos ke tahap final yakni “Dukcapil Membara” dan “Simpel Momen”.

“Ini merupakan kebanggaan bagi kami. Kedua inovasi tersebut lahir dari kebutuhan riil masyarakat dan menjadi wujud komitmen Dukcapil Sangihe dalam menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang cepat, mudah, dan adaptif,” ujar Davidson.

 

Ia menjelaskan, Inovasi Dukcapil Membara berfokus pada optimalisasi pelayanan berbasis daring (online) yang dipadukan dengan metode Cash on Delivery (COD), sehingga masyarakat tetap dapat mengakses layanan kependudukan meski berada di wilayah kepulauan dan terpencil.

Sementara itu, Inovasi Simpel Momen menghadirkan konsep pelayanan administrasi kependudukan yang sederhana namun tepat waktu, dengan menyesuaikan layanan pada momentum kebutuhan masyarakat, seperti kelahiran, kematian, pernikahan, maupun peristiwa penting lainnya.

“Harapan kami, inovasi ini tidak hanya berhenti di tahap final provinsi, tetapi dapat terus dikembangkan dan direplikasi untuk peningkatan kualitas pelayanan publik, baik di Sangihe maupun daerah lain,” tambahnya.

 

Lomba inovasi pelayanan publik tingkat Provinsi Sulawesi Utara ini menjadi ajang strategis bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menunjukkan bahwa kreativitas dan terobosan pelayanan di wilayah kepulauan dan perbatasan mampu bersaing dengan daerah perkotaan.

Prestasi Dukcapil Sangihe ini sekaligus menegaskan bahwa keterbatasan geografis bukan menjadi penghalang untuk menghadirkan pelayanan publik yang inovatif, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

(*Udy)