Bupati Thungari Serahkan Proposal Pembangunan Tanggul Pantai Nagha 1 ke BWS Sulawesi I Manado

Sangihe13 Dilihat

Ekuatornews.com. – Dalam kurun waktu delapan bulan, garis pantai Nagha 1 di Kecamatan Tamako tergerus abrasi hingga 20 meter. Kondisi darurat itu mendorong Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari turun langsung menemui BWS Sulawesi I Manado Selasa (5/5/2026) untuk mengusulkan pembangunan tanggul penahan ombak.

Kunjungan tersebut disambut Kepala Seksi Pelaksanaan BWS Sulawesi I, Allanos Kawengian, serta Plh. Kepala Seksi Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Sumber Daya Air, Anneke Marlina Tewal, bersama jajaran pejabat dan staf terkait.

Dalam pertemuan itu, Bupati Michael Thungari menyampaikan maksud kedatangan rombongan Pemkab Sangihe yakni menyerahkan proposal usulan pembangunan Tanggul Pantai Nagha 1 di Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Bupati menegaskan, usulan pembangunan tanggul tersebut didasarkan pada kondisi pesisir Nagha 1 yang mengalami abrasi cukup parah. Bahkan, abrasi di lokasi tersebut diperkirakan telah mencapai 15 hingga 20 meter hanya dalam waktu delapan bulan.

Selain abrasi, kawasan pesisir tersebut juga sering dilanda banjir rob serta gelombang ekstrem, yang dikhawatirkan dapat mengancam permukiman warga dan merusak fasilitas umum di sekitar wilayah pantai.

“Ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berdampak langsung pada keselamatan masyarakat dan keberlangsungan lingkungan pesisir,” ujar Thungari dalam pertemuan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe berharap melalui koordinasi bersama BWS Sulawesi I, upaya penanganan dapat segera dilakukan agar kerusakan pesisir tidak semakin meluas.

Dengan adanya pembangunan tanggul, diharapkan kawasan pesisir Nagha 1 dapat terlindungi, sekaligus meningkatkan rasa aman dan kesejahteraan masyarakat yang bermukim di sekitar pantai.

(*Udy)