Rektor UNSRAT, Prof. Dr. Ir. Oktovian B.A. Sompie M.Eng. IPU. ASEAN Eng memimpin Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Rabu (20/5/2026).
Manado, EkuatorNews.com — Lapangan upacara Universitas Sam Ratulangi dipenuhi suasana khidmat saat pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Rabu (20/5/2026).
Bertindak sebagai inspektur upacara, Prof Dr Ir Oktovian B.A. Sompie M.Eng IPU ASEAN Eng, membacakan sambutan resmi Menteri Komunikasi dan Digital yang menegaskan kembali makna besar momentum kebangkitan bangsa.
Tema Harkitnas 2026: “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”
Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan pesan kuat dari pemerintah. Tema tahun ini menggambarkan filosofi yang merepresentasikan semangat Ibu Pertiwi untuk bergerak maju bersama-sama, melalui upaya menjaga dan melindungi para tunas bangsa—generasi muda yang menjadi pondasi masa depan Indonesia.
“Tema ini menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat,” tegas Prof. Sompie, menyampaikan amanat kementerian.
Selaras dengan Kebijakan Nasional di Era Presiden Prabowo
Disebutkan pula bahwa di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, komitmen untuk mewujudkan kemandirian bangsa diterjemahkan melalui berbagai program strategis nasional. Salah satunya adalah Program Makan Bergizi Gratis, yang kini berjalan masif di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia sebagai bentuk investasi negara untuk generasi penerus.
Ajak Masyarakat Perkuat Solidaritas dan Literasi Digital
Sambutan Menteri Komunikasi dan Digital juga mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan momentum Harkitnas untuk memperkuat solidaritas sosial, menjaga persatuan, serta terus meningkatkan literasi digital di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat.
“Pastikan setiap langkah pembangunan selalu berorientasi pada kemajuan bersama,” demikian kutipan pesan yang dibacakan.
Upacara peringatan ini menjadi pengingat bahwa kebangkitan nasional bukan hanya peristiwa sejarah, tetapi juga spirit yang harus terus hidup, terutama dalam menjaga tunas bangsa dan memastikan Indonesia berdiri kokoh sebagai negara berdaulat.
(***/Enny)






















