Foto ist.
Manado, EkuatorNews.com – Kiprah akademisi Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNSRAT, Ferry Daud Liando, dipercaya menjadi salah satu juri dalam Debat Pemilu Nasional 2026.
Kepercayaan ini menjadi bukti bahwa kompetensi akademisi daerah memiliki peran penting dalam mendorong kualitas demokrasi dan pendidikan politik di Indonesia.
Sebagai akademisi yang berkecimpung dalam bidang ilmu politik dan kepemiluan, Ferry Liando dinilai memiliki bekal keilmuan yang relevan untuk ikut menilai jalannya kompetisi debat tersebut.
Debat pemilu bukan sekadar adu argumentasi. Para peserta juga dituntut mampu menyampaikan gagasan secara logis, memahami persoalan demokrasi, serta menawarkan solusi terhadap berbagai tantangan dalam penyelenggaraan pemilu.
Kehadiran Ferry sebagai juri diharapkan turut memperkuat penilaian yang objektif, sekaligus memberikan perspektif akademis dalam melihat kualitas gagasan dan argumentasi para peserta.
Bagi UNSRAT, keterlibatan pimpinan fakultas dalam agenda berskala nasional juga menjadi kesempatan untuk memperlihatkan kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan demokrasi, khususnya melalui kajian politik, pendidikan pemilih, dan tata kelola kepemiluan.
Kepercayaan terhadap Ferry Liando sekaligus mempertegas pentingnya peran akademisi, tidak hanya di ruang kuliah dan penelitian, tetapi juga dalam forum nasional yang berkaitan dengan kehidupan demokrasi.
Melalui keterlibatan ini, diharapkan semakin banyak gagasan akademis yang bisa memberikan kontribusi nyata bagi penguatan kualitas pemilu dan demokrasi di Indonesia.
(***/Enny)
















