
Sangihe, Ekuatornews.com – Dalam rangka memperingati Hari Sumpa Pemuda ke – 95 tahun 2023, Kodim 1301/Sangihe melaksanakan Upacara Bendera dilapangan upacara Makodim Jln. Tatehe Kelurahan Bungalawang Kecamatan Tahuna, Sabtu (28/10/2023) dengan tema ” Bersama Majukan Indonesia”.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Dandim 1301/Sangihe, Letkol Inf Suhendro Alim Prayogo,S.Sos.M.H., Komandan Upacara Lettu Inf Steven Teddy Josep, Pengibar Bendera Serka Sahmit Usman,
Sertu Asep, Serda Carles, Pembacaan UUD 1945 Serka Yolius Dareno, Pembacaan doa Koptu Sahempa
dan pelaksanaan upacara di ikuti oleh seluruh personil Kodim1301/Sangihe, baik staf maupun Koramil jajarannya.
Selaku Inspektur Upacara, Dandim 1301/Sangihe, Letkol Inf Suhendro Alim Prayogo,S.Sos.M.H., membacakan amanat Mentri Pemuda dan Olaraga (MENPORA) Republik Indonesia (RI), Dito Ariotedjo, menyampaikan Kita ketahui bersama bahwa setiap tanggal 28 Oktober kita selalu merayakan peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP).
“Momentum tersebut mengingatkan bangsa Indonesia terhadap sejarah gotong royong seluruh elemen pemuda yang berhasil menebar semangat jiwa patriotisme sekaligus menyatukan visi kebangsaan dalam Sumpah Pemuda 1928 yang melahirkan sebuah komitmen kebangsaan yaitu bertumpah darah satu tanah air Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia, dan menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia,”ucap Dandim.
Lanjut Dandim, Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 Tahun 2023 mengusung tema “Bersama Majukan Indonesia dengan logo HSP ke-95 yang bermakna membentuk stilasi barisan manusia yang menyimbolkan kolaborasi dan warna-warni menunjukkan keanekaragaman suku, bahasa, dan budaya. Heterogenitas tersebut sebagai sumber kekuatan dalam memajukan Indonesia.
“Pemerintahan Republik Indonesia telah membuka luas partisipasi pemuda-pemudi generasi muda Indonesia hari ini telah seiring sejalan mewujudkan harapan masa depan Indonesia bersama-sama,”
“Inklusifitas dalam ekosistem kolaborasi lintas generasi telah membangun optimisme kolektif bahwa sekarang para pemuda-pemudi mendapatkan tempat terhormat di dalam pembangunan nasional,”ujarnya.
Kemudian Kata Dandim dalam isi amanat MENPORA, Posisi Indonesia memang sedang berproses menyelesaikan persoalan korupsi, kemiskinan, pengangguran, narkoba, pornografi, hoax, ujaran kebencian serta sejumlah problem bangsa lainnya.
“Tetapi semua itu bukan menjadi alasan bagi para pemuda untuk berhenti melaju menuju Indonesia maju dan menciptakan masyarakat adil dan makmur,”jelas Dandim.
Di sisi lain, perkembangan teknologi terkini dan arus informasi yang semakin cepat membuat kesenjangan penguasaan terhadap teknologi dan informasi antar generasi. Demikian halnya dengan tatanan sosio-kultural, politik, dan bahkan bisnis yang dikontestasi. Kita perlu bertanya apakah artificial intelligence telah digunakan optimal secara masif.
“Mengimbangi percepatan dan perubahan ini saja sudah cukup membuat kewalahan. Pada intinya, penguasaan oleh pemuda terhadap Teknologi dan Informasi serta Literasi Digital menjadi sesuatu yang harus diseriusi,”
“Saudara-saudara sekalian, terakhir, marilah kita jadikan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 ini sebagai momentum membangkitkan semangat kolaborasi dalam memajukan negeri.”kunci Dandim 1301/Sangihe.
(Dy)


















