Sangihe – Ekuatornews.com.- PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) merupakan panitia yang dibentuk oleh KPU Kabupaten/Kota untuk melaksanakan Pemilu di tingkat kecamatan melaksanakan Bimtek kepada sejumlah KPPS yang ada di kecamatan Tamako.

Usai memberikan beberapa materi kepada sejumlah KPPS, ketua PPK kecamatan Tamako Tekson Timuhingide saat dikonfirmasi ekuatornews mengatakan bahwa, sesuai dengan hari pertama tujuan bimtek ini adalah untuk memberikan pemahaman bagi KPPS, dan hari ini dilaksanakan menjadi 4 kelas.
“Pada akhirnya mereka dapat memahami tugas dan tanggung jawab mereka pada hari H nanti, tepatnya pada tanggal 14 Februari 2024 dalam pelaksanaan pemilu,”Ucap ketua PPK kecamatan Tamako.
Dia juga menambahkan bahwa didalam pelaksanaan bimtek saat ini dilakukan pembagian menjadi 4 kelas.
“Jadi didalam pembagian tersebut terdapat jumlah KPPS yang bervariasi. Ada yang jumlahnya hanya ada yang 63 peserta, ada juga 56 peserta. Dan kenapa dia menjadi sama rata, karena memang pembagian di KPPS ini supaya tidak terpisah disetiap kampung dapat dikumpulkan didalam ruangan satu kelas,”ujarnya.
Lanjut Timuhingide, mengapa dilakukan seperti ini agar supaya Pemahaman mereka sama.
“Bimtek kali ini yang diselenggarakan oleh PPK dan pematerinya adalah PPS, tetapi kami PPK menginstruksikan dari kegiatan ini ada folo up yang dilakukan kembali oleh PPS masing – masing diwilayah kerja untuk memberi bimtek kembali, dan melakukan simulasi pemungutan suara. Artinya tugas masing – masing personil ini jelas ketika dilakukan simulasi,”jelas Tekson.
Lebih Lanjut lagi, terkait dengan materi yang di berikan, mungkin ada beberapa materi yang akan disampaikan nanti oleh pemateri.
“Materi pertama terkait pemungutan dan perhitungan, kemudian pengenalan aplikasi rekap berhitung, kemudian cara pengisian model C 1 baik C Plano, kemudian menentukan suara sah dan tidak sah serta kode etik KPPS. Dan masih ada tambahan – tambahan yang lain nti akan berkembang ketika ada pertanyaan – pertanyaan peserta,”ungkap Tekson.
(*Udy)














