Sangihe – Ekuatornews.com.- Jemaat GMIST Bethesda Menggawa menggelar lomba Taman Paskah di sepanjang jalan kampung Menggawa.
Pdt Jemaat GMIST Bethesda Menggawa Pdt. Marini Kalangi- Manabung, S. Th di sela-sela penilaian lomba itu menyatakan, lomba tersebut digelar merupakan rangkaian Hari Paskah atau peringatan hari wafatnya Yesus Kristus.
Lomba itu diikuti setidaknya 11 kelompok sedang merampungkan pembangunan Taman Paskah-nya.
“Persiapan lomba sudah dimulai sejak dua minggu kemarin, sehingga pada saat ini sudah pada waktu penilaian sampai dengan puncaknya nanti pada Jumat (29/3) karena semua kelompok Jemaat GMIST Bethesda Menggawa sudah merampungkan taman Paskah yang dibuatnya,” terang Pdt.Marini
Ia mengaku, lomba tersebut baru pertama kali dilaksanakan oleh GMIST Jemaat Bethesda Menggawa, namun bukan hanya sampai disini, tetapi akan terus berkelanjutan. Menurutnya, itu dimaksudkan sebagai motivasi kepada umat Kristiani khususnya di Jemaat Bethesda Menggawa untuk lebih menyelami makna perjalanan Yesus Kristus hingga mencapai kebangkitannya.
“Pada lomba itu setidaknya ada tujuh kriteria yang digunakan untuk menilai jawaranya, antara lain kesesuaian tema dan konsep taman, gambaran taman yang dibuat terhadap peristiwa yang dialami Yesus Kristus, kayu salib, baliho kelompok, dan yang paling utama adalah kebersamaan,”ujarnya.
Ia berharap, dengan lomba yang baru pertama kali digelar itu dapat meningkatkan keimanan umat dan selalu mempatroni peristiwa Paskah sebagai bagian dari perjalanan hidup yang lebih baik.
Sementara itu, pembuatan Taman Paskah oleh kelompok-kelompok jemaat GMIST Bethesda Menggawa berlangsung meriah. Setiap kelompok terlihat saling bergotong royong menata dan menghias Taman Paskah-nya.
Terpisah Kapitalaung kampung Menggawa Ridwan Lahopang mengapresiasi dengan adanya kegiatan tersebut.
“Pertama – Tama selaku pemerintah kampung Menggawa, saya sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan tersebut. Dan saya mendukung sepenuhnya perlombaan taman paskah yang sudah dilaksanakan oleh jemaat GMIST Bethesda Menggawa, terlebih dengan kebersamaan warga jemaat yang begitu antusias sejak awal pembuatan taman paskah hingga sampai titik penilaian lomba tersebut,”ungkap Lahopang.
(*Udy)




















