Putaran Kedua Antara Mantelagheng FC Melawan Rendingang FC Main Imbang 2 – 2.

Sangihe611 Dilihat

 

Sangihe – Ekuatornews.com.- Turnamen sepak bola kelompok usia (KU-18) yang memperebutkan piala ASKAB sudah memasuki putaran kedua dari 16 tim yang bertanding, sekarang sudah mengerucut menjadi 8 tim yang masuk ke putaran kedua, mereka bertanding untuk masuk putaran ketiga.

Untuk main pertama di putaran kedua juara grup A Mantelagheng FC berhadapan dengan juara grup B, Rendingang FC.

Tim tersebut yang masuk putaran kedua baik dari grup A maupun B, semua tim berpeluang masuk final, karena para pemainnya bagus-bagus, baik dari segi pisik maupun tehnik dalam mengolah bola di lapangan, bahkan mereka rata-rata mental juara, karena beberapa tim yang masuk putaran kedua mereka hampir semua langganan masuk final, sehingga wajar saja di putaran kedua pertandingan semakin sengit dan enak di saksikan, dari segi bermain mereka sportif juga punya skill yang rata-rata cukup baik, disaat bermain pun mereka saling serang dan bahkan jual beli tembakan ke gawang lawan, baik lewat jarak dekat maupun jauh.

Pertandingan di putaran kedua sangat menarik karena para pemainnya di semua lini hidup, jadi sangat menarik buat di lihat, wajar saja penonton tiap hari terus memadati lapangan, selain laki-laki juga perempuan, baik dari anak-anak sampai orang dewasa.

Ketua panitia acara Open Turnamen KU-18 Imrich R.B. Daud mengucapkan terima kasih serta apresiasi kepada seluruh panitia yang terlibat didalam pelaksanaan turnamen tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua panitia dari pertama sampai pertengahan ini tetap kompak dan solid, semoga kesolidan ini sampai berakhir turnamen dan bahkan seterusnya, kita sudah saksikan bersama dari masing-masing tim yang bertanding, baik dari pihak yang sudah gugur maupun yang masuk ke putaran kedua, sampai saat ini puji syukur mereka bermain sangat baik dan sportif, mereka menunjukan diri sebagai pemain sejati yang memberikan contoh kepada adik-adik kita sebagai generasi penerus persepakbolaan di masing – masing desa.

Lanjut ia, jujur saya merasa bangga dan apresiasi terhadap semua tim yang berlaga di turnamen ini, semuanya menunjukan permainan yang cantik, apabila ada kejadian benturan di lapangan mereka cepat bersalaman saling memaafkan, saya rasa ini sudah cukup baik terutama kepada tim yang sudah kalah, mereka menunjukan sebagai pemain kalah terhormat, pokonya bagi saya para pemain sepak bola yang berada di wilayah Kecamatan Pagelaran umumnya di Kabupaten Pandeglang saat ini sangat meningkat dengan pesat,”

“Harapan saya kedepannya turnamen seperti ini bisa diadakan kembali di kecamatan Tamako, biar putra – putra desa yang ada di kecamatan Tamako terus berkembang didalam persepakbolaannya, sehingga para pencinta dan hobi bermain bola bisa mengembangkan bakatnya lewat turnamen seperti ini.”harapnya.

Keseruan di lapangan menyaksikan jalannya pertandingan dari kedua tim sejak awal pertandingan babak pertama hingga berakhirnya pertandingan babak kedua membuat membuat seluruh penonton puas dengan hasil permainan dari kedua tim dengan skor imbang 2 – 2 hingga babak kedua berakhir.

(*Udy)