Didampingi Istri Tercinta, Bupati MT Menghadiri HUT ke-56 Tahun Jemaat Karmel Bawe’e Kalaengbatu

Sangihe522 Dilihat

 

Sangihe – EkuatorNews.com.- Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari SE.,ME didampingi istri tercinta menghadiri acara syukur HUT ke-56 tahun Jemaat GMIST Karmel Bawe’e Kalaengbatu Nagha 1 Kecamatan Tamako pada Kamis (13/3/2025).

Hadir mendampingi Bupati Kepulauan Sangihe, Ketua TP-PKK PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe, Asisten 1, Kaban Kesbangpol, Kadis Tenaga Kerja, Plt Kadis Perikanan.

Mengawali sambutannya, Bupati mengajak seluruh warga jemaat untuk mengucap syukur kepada Tuhan pada saat ini bisa berkumpul bersama dalam acara syukur hari ulang tahun (HUT) ke-56 tahun Jemaat GMIST Karmel Bawe’e Kalaengbatu.

“Sejak berdirinya jemaat GMIST Kalaengbatu ke -56 tahun yang lalu adalah sebagai bukti nyata Tuhan tiada hentinya. Jemaat ini menjadi wadah persekutuan bagi umat Tuhan untuk bertumbuh iman saling menguatkan serta menjadi terang dan garam dalam bingkai warga jemaat walupun warga masyarakat masyarakat kabupaten kepulauan Sangihe,”ucap Thungari.

Selain itu Bupati juga menyapa orang tua dari wakil Bupati Kepulauan Sangihe bersama keluarga yang juga hadir didalam persekutuan acara HUT ke-56 tahun Jemaat GMIST Karmel Bawe’e Kalaengbatu.

Masih dalam sambutan Bupati, berbagai tantangan serta pergumulan yang telah dilewati, menjadi bagian proses pemurnian iman justru memperkuat kesatuan dan komitmen kita dalam melayani Tuhan.

“Hari yang istimewa ini bukan hanya menjadi peringatan bertambahnya usia jemaat, tetapi menjadi momen merefeksikan iman serta bersukur atas berkat yang telah Tuhan limpahkan kepada kita semua,”ujar Bupati.

Kita ketahui bersama, di era digital saat ini dimana informasi saat ini bergerak sangat cepat pengaruh idiologi trans nasional, atau idiologi bangsa lain yang mengancam idiologi kita yaitu Pancasila semakin nyata. Oleh sebab itu Saya mengajak kita semua bersama – sama menjaga dan mempertahankan nilai – nilai luhur yang menjadi dasar negara kita.

“Hal ini selaras dengan nilai – nilai falsapa kita budaya masyarakat Sangihe yaitu ‘Matilang, Mateleng, Mateling, suralungu metatengkang.

– Matilag berarti hidup dengan kesadaran yang jernih, tenang dan teduh dalam setiap pengambilan keputusan.
-Mateleng berarti peka dan suka mendengar dalam hidup bermasyarakat.
-Mateling berarti selalu waspada hari – hati dan taat kepada Tuhan.
-Suralungu metatengkang berarti hidup saling menghormati dan menghargai sehingga terbentuk masyarakat yang rukun dan damai,”jelas Bupati.

Kemudian Thungari menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang setulus – tulusnya kepada pendeta, majelis dan jemaat panitia bahkan seluruh anggota jemaat yang telah memberikan kontribusi besar dalam perjalanan pertumbuhan jemaat Karmel Bawe’e Kalaengbatu.

“Semoga dedikasi dan kerja keras kita semua semoga senantiasa diberkati oleh Tuhan kita Yesus Kristus. Dan pada momentum ini, saya juga mengucapkan terimakasih atas peran serta pemerintah kecamatan, Tamako yang telah memilih pemimpin saya sebagai Bupati dan Tendris Bulahari sebagai Wakil Bupati Kepulauan Sangihe. Dan dari hati yang paling dalam kami menyampaikan banyak terimakasih,”

“Semoga tugas dan tanggung jawab ini kami akan jalankan dengan sebaik mungkin, dan tetap berpegang teguh dalam iman dan harap kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai kepala gereja. Dan kami juga memohon doanya kiranya terus diberi hikmat dan kebijaksanaan serta kerendahan hati dan kekuatan dalam memimpin Daerah ini.”ungkap Thungari.

Mengakhiri sambutannya, Bupati memberikan sampul diakonia kepada Jemaat guna pembangunan gedung ibadah yang diterima langsung oleh ketua jemaat GMIST Karmel Bawe’e Kalaengbatu.

(*Udy)