Oknum Pegawai BRI Dilaporkan ke Polisi Diduga Gelapkan Uang Nasabah Rp900 Juta

Sangihe1125 Dilihat

 

Sangihe – Ekuatornews.com.- Dugaan penggelapan dana nasabah kembali mencuat di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kali ini, seorang oknum pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Tabukan Utara (Tabut) dilaporkan ke polisi setelah diduga menggelapkan dana milik nasabah senilai kurang lebih Rp900 juta.

 

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban kerap menyetorkan uang simpanannya melalui pegawai berinisial VDH. Proses penyetoran dilakukan tanpa melalui prosedur resmi perbankan, melainkan secara langsung dititipkan kepada oknum tersebut. VDH kerap meyakinkan korban bahwa buku tabungan dalam kondisi aman, meski tidak pernah diperlihatkan. Sebagai pengganti, korban hanya diberikan bukti setoran yang diduga telah direkayasa.

 

Kecurigaan mulai muncul saat korban memeriksa rekening koran dan mendapati saldo tidak sesuai dengan total simpanan yang telah disetor. Merasa dirugikan, korban kemudian melaporkan kasus ini ke Polres Sangihe.

 

Kapolres Sangihe AKBP Abdul Kholik, S.I.K., melalui Kasatreskrim Iptu Royke Raymond Yafet Mantiri, S.H., M.H., membenarkan adanya laporan tersebut.

 

“Memang benar ada laporan dari seorang nasabah BRI Tabukan Utara terkait dugaan penggelapan oleh oknum pegawai. Saat ini kami tengah menindaklanjuti laporan tersebut,” tegas Mantiri, Senin (7/5).

 

Sementara itu, pihak BRI Cabang Tahuna belum memberikan keterangan resmi. Seorang pejabat internal bank menyebutkan bahwa pimpinan cabang tengah berada di luar kota.

 

“Pimpinan kami sedang berada di luar Tahuna. Nanti kami akan menghubungi untuk klarifikasi,” ujarnya singkat.

 

Kasus ini tengah dalam penyelidikan aparat kepolisian dan menjadi sorotan masyarakat setempat, terutama menyangkut keamanan dana nasabah di lembaga perbankan.

(***)