Salah Satu Kegiatan Utama TMMD di Hari Kedua Perintisan Jalan Utama di Desa Pusunge Sudah Mencapai 10 Persen 

Sangihe303 Dilihat

 

 

Sangihe – Ekuatornews.com.- Memasuki hari kedua pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, progres pekerjaan fisik di Desa Pusunge, Kecamatan Tabukan Utara, menunjukkan perkembangan yang signifikan. Salah satu kegiatan utama, yakni perintisan jalan sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter, telah mencapai progres sekitar 10 persen pada Rabu, (7/5 2025). Hal ini menjadi indikator awal yang baik dalam pelaksanaan program TMMD di wilayah tersebut.

Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) TMMD, Lettu Inf Gerad Kasombang, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan hasil dari sinergi dan kolaborasi yang kuat antara personel TNI dan masyarakat setempat. Ia menekankan bahwa keterlibatan warga menjadi kunci keberhasilan pekerjaan fisik, terutama dalam mempercepat proses pengerjaan di lapangan.

 

“Progres hari kedua ini cukup maksimal berkat semangat gotong royong antara TNI dan warga sekitar,” ujar Lettu Kasombang. Ia juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme warga yang turut serta membantu kegiatan TMMD, menciptakan suasana kerja yang harmonis dan produktif di tengah tantangan medan yang cukup berat.

 

Pekerjaan jalan tersebut melibatkan 20 personel TNI, dibantu oleh tujuh warga dan dua perangkat desa. Selain tenaga manusia, kegiatan ini juga didukung oleh penggunaan alat berat untuk mempercepat proses perintisan jalan, mengingat kontur tanah dan kondisi geografis Desa Pusunge yang menantang. Hal ini menjadi strategi penting dalam menyelesaikan target pekerjaan tepat waktu.

 

Jalan yang sedang dirintis ini dirancang untuk menghubungkan Lindongan I dan II di Kampung Pusunge. Dengan adanya pembangunan infrastruktur ini, diharapkan konektivitas antarwilayah semakin baik, mobilitas masyarakat lebih lancar, serta dapat membuka peluang pertumbuhan ekonomi lokal melalui akses yang lebih mudah ke pusat-pusat aktivitas ekonomi dan sosial.

 

Program TMMD ke-124 sendiri akan berlangsung selama 30 hari, menyasar lima desa di Kecamatan Tabukan Utara. Selain kegiatan fisik seperti pembangunan jalan, program ini juga mencakup kegiatan non-fisik yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan. TMMD menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam membantu pembangunan daerah dan mempererat kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

 

(*Udy)