Pemkab Sangihe Resmi Pindahkan Lokasi Penjualan Daging Babi ke Kawasan Mangrove Towo’e

Sangihe604 Dilihat

 

Sangihe – Ekuatornews.com.- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe secara resmi memindahkan lokasi penjualan daging babi dari kawasan Boulevard Pasar Towo’e ke lokasi baru di Kawasan Mangrove Towo’e. Pemindahan ini ditandai dengan ibadah syukur dan peresmian yang dihadiri oleh Wakil Bupati Sangihe, Tendris Bulahari, bersama sejumlah pejabat daerah.

Wakil Bupati Bulahari menjelaskan kepada sejumlah awak media bahwa relokasi ini merupakan bagian dari upaya penataan kawasan pasar agar lebih rapi dan tertib. “Area parkir di Boulevard Pasar Towo’e sudah sangat sempit dan kerap mengganggu lalu lintas serta aktivitas pasar. Karena itu, penjualan daging babi dipindahkan ke lokasi baru yang lebih representatif,” ujarnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa penertiban serupa akan dilakukan di sejumlah titik lain di kawasan pasar demi menciptakan ruang parkir yang lebih memadai.

 

Para pedagang daging babi menyambut positif kebijakan ini. Mereka tampak antusias mengikuti acara peresmian, bahkan turut menyiapkan hidangan makan siang bagi seluruh peserta acara. “Kami mendukung langkah pemerintah dan bersyukur tempat berjualan baru ini sudah diresmikan. Kami siap berpindah dan berjualan di sini,” ungkap beberapa pedagang.

Terkait fasilitas di lokasi baru, Yehud Pontius, salah seorang penjual Daging Babi meyakini bahwa tempat tersebut memadai untuk menampung aktivitas berjualan sehari-hari.

 

“Kalau untuk berjualan sehari-hari tempat ini sudah memadai, dan kami selaku penjual Daging di sini mengucapkan ucapan Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, terlebih kepada Bapak Bupati Michael Thungari, S.E, M.M dan Wakil Bupati Tendris Bulahari yang sudah menyempatkan waktu untuk hadir di sini,” ungkap Yehud penuh syukur

Suasana peresmian berlangsung akrab dan santai. Wakil Bupati terlihat menikmati kebersamaan dengan para pedagang dan berfoto bersama mereka usai acara.

 

Koordinator Pasar Towo’e, Arie Abast, menjelaskan bahwa lokasi baru cukup memadai untuk aktivitas harian. “Sistem berjualan akan dilakukan secara bergiliran setiap hari. Namun, kami tetap mengantisipasi lonjakan pedagang saat bulan Desember,” katanya.

 

Dengan peresmian ini, diharapkan aktivitas jual beli daging babi di Tahuna dapat berlangsung lebih tertib tanpa mengganggu lalu lintas dan kenyamanan pengunjung pasar.

 

 

(*udy)