TMMD ke-124 Resmi Ditutup di Sangihe, Bukti Nyata Sinergi Bangun Desa!

Berita Utama370 Dilihat

Kepulauan Sangihe, EkuatorNews.com – Setelah sebulan penuh kegiatan padat dan penuh semangat, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 akhirnya resmi ditutup hari ini, Rabu (4/6/2025).

Upacara penutupan digelar di Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, dan dipimpin langsung oleh Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto, mewakili Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Suhardi.

Acara ini juga dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, TNI-Polri, Forkopimda, tokoh masyarakat, hingga warga setempat yang turut meramaikan momen bersejarah ini.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasdam, Pangdam menyampaikan rasa syukur atas suksesnya TMMD ke-124 yang telah berlangsung sejak 6 Mei hingga 4 Juni 2025.

Kegiatan ini tak hanya berlangsung di Sangihe, tapi juga di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.

Dengan mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”, program ini membuktikan betapa pentingnya kerja bareng antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa dan memperkuat ketahanan nasional.

Dari Jalan Baru Hingga Air Bersih

Sejumlah proyek fisik berhasil dituntaskan di Sangihe. Di antaranya:

Pengecoran jalan sepanjang 241 meter di Desa Kalekube

Perintisan jalan 1.500 meter di Desa Pusunge

Pengaspalan jalan 600 meter di Desa Kalasuge

Gak cuma itu, TMMD ke-124 juga menghadirkan kegiatan non-fisik seperti penyuluhan tentang bela negara, bahaya narkoba, radikalisme, hukum, kamtibmas, hingga edukasi seputar pertanian, perikanan, kesehatan, dan stunting.

Program unggulan seperti Manunggal Air Bersih juga turut menyentuh masyarakat dengan membangun 5 unit sarana air bersih, 5 unit MCK, 2 unit rumah layak huni, pengolahan lahan ketahanan pangan seluas 2 hektar, dan penanaman 200 pohon lewat program “Bersatu dengan Alam”.

Sinergi dan Gotong Royong Jadi Kunci

TNI juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah ikut ambil bagian dalam keberhasilan TMMD kali ini—baik dari tenaga, material, hingga dukungan moral.

“Kami mohon maaf jika selama pelaksanaan TMMD ada hal-hal yang kurang berkenan,” ujar Pangdam dalam sambutan penutupnya. Ia pun menutup secara resmi TMMD ke-124 tepat pukul 10.30 WITA.

Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terbukti jadi fondasi kuat membangun negeri dari desa. (***/ENC)