
Manado, EkuatorNews.com — Komitmen untuk melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal kembali ditegaskan oleh Bea Cukai.
Kali ini, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sulawesi Bagian Utara bersama KPPBC Manado memusnahkan berbagai Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan bidang kepabeanan dan cukai.
Aksi pemusnahan tersebut digelar di halaman KPPBC Manado dan jadi bukti keseriusan pemerintah memberantas peredaran barang berbahaya dan merugikan negara.
Barang-barang yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan periode Februari 2024 – Maret 2025, meliputi:
919.284 batang rokok ilegal
1.218,42 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA)
1.000 pcs kosmetik ilegal
Sejumlah barang impor yang melanggar aturan larangan dan pembatasan (Lartas)
Total estimasi nilai barang mencapai Rp1.138.414.200, dengan potensi kerugian negara yang berhasil dicegah sebesar Rp837.431.623.
Semua barang dimusnahkan secara fisik: dibakar, dihancurkan, dan ditimbun agar tak lagi bisa digunakan.
Kepala Kanwil DJBC Sulawesi Bagian Utara, Erwin Situmorang, menyatakan bahwa pemusnahan ini adalah bukti nyata peran aktif Bea Cukai sebagai pelindung masyarakat.
“Kami terus berkomitmen melakukan pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran kepabeanan dan cukai. Barang ilegal bukan hanya merugikan negara, tapi juga mengancam keselamatan dan kesehatan publik,” tegas Erwin, dalam rilis yang diterima EkuatorNews.com, Rabu (18/6/2025).
Tak hanya itu, Erwin juga memberikan apresiasi tinggi kepada semua pihak yang selama ini mendukung proses penegakan hukum, mulai dari TNI, Polri, Kejaksaan, hingga Balai POM dan media.
“Sinergi antar lembaga adalah kunci. Kolaborasi ini diharapkan semakin memperkuat pengawasan serta memberi dampak positif untuk perlindungan masyarakat dan industri dalam negeri,” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini berbagai instansi seperti Pemerintah Kota/Kabupaten, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perdagangan, KPKNL, serta unsur pengadilan dan penegak hukum lainnya.
Melalui langkah ini, Bea Cukai mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta mendukung pemberantasan barang ilegal demi masa depan ekonomi yang sehat dan masyarakat yang lebih terlindungi. (***/ENC)





























