
Boven Digoel, Papua Selatan — Suasana haru menyelimuti wilayah Kombut, Papua Selatan, saat masyarakat mengantarkan kepergian seorang guru honorer penuh dedikasi, Estanus Laus Kawung, ke peristirahatan terakhirnya.
Pria yang dikenal karena ketulusan dan semangatnya dalam mendidik anak-anak di pedalaman Papua itu wafat dalam usia produktif, ketika masih aktif mengajar dan tengah menempuh pendidikan strata satu (S1).
Kehilangan ini dirasakan begitu dalam, tak hanya oleh keluarga dan murid-murid, tetapi juga oleh seluruh masyarakat Kombut.
Sebagai bentuk empati dan kepedulian, personel Satgas Yonif 126/KC Pos Kombut ikut turun langsung membantu prosesi pemakaman.
Mereka terlibat mulai dari pengangkutan jenazah, penataan lokasi makam, hingga pengamanan jalannya acara.
“Kami hadir bukan hanya sebagai penjaga perbatasan, tapi juga sebagai saudara, sahabat, dan keluarga bagi masyarakat,” ujar Danpos Kombut Letda Inf Bambang Syahputra dengan penuh ketulusan.
Estanus dikenal sebagai sosok sederhana, murah senyum, dan sangat dekat dengan anak-anak didiknya.
Meski hanya berstatus honorer dan penghasilannya terbatas, ia tetap berjuang menyelesaikan kuliah demi meningkatkan mutu pendidikan di daerah terpencil.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi para murid, banyak di antaranya menangis saat mengenang semangat dan motivasi yang selalu ditanamkan sang guru.
Kepala Kampung Kombut Alfons Katem bersama perangkat kampung dan distrik juga hadir memberi penghormatan terakhir.
Ia menyebut sosok Estanus sebagai pahlawan sejati tanpa tanda jasa yang telah memberi cahaya pengetahuan di wilayah yang serba terbatas.
Warga pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Satgas Yonif 126/KC Pos Kombut yang telah menunjukkan bahwa keberadaan mereka bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga merangkul masyarakat dalam momen suka maupun duka.
Kegiatan ini menjadi potret nyata kemanunggalan TNI dan rakyat, serta bentuk penghargaan terakhir terhadap seorang guru yang telah memberi segalanya untuk masa depan generasi Papua. (***)
Sumber berita: Puspen TNI























