
Sangihe – Ekuatorbews.com. – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe resmi membuka Teluk Tahuna Food Park, sebuah pusat kuliner baru di Kelurahan Sawang Bendar, Kecamatan Tahuna. Peresmian ini dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, didampingi Wakil Bupati Tendris Bulahari, pada Kamis (24/7/2025).

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ketua DPRD Sangihe, Kapolres Kepulauan Sangihe yang diwakili Kasat Airud, Danlanal Tahuna, Dandim 1301/Sangihe yang diwakili perwira staf, serta Ketua Pengadilan Negeri Tahuna.
Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari mengajak seluruh pihak mengucap syukur atas peresmian pusat kuliner ini. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk mengelola aset-aset daerah yang sebelumnya tidak termanfaatkan agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Sentra kuliner ini adalah aset yang sempat terbengkalai selama beberapa tahun. Melalui kerja sama dengan Dinas Perikanan, kami mencari investor agar lokasi ini bisa kembali produktif dan mendatangkan PAD bagi Kabupaten Sangihe,” ungkap Thungari.
Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah memprioritaskan pengusaha lokal dalam pengelolaan aset ini.
“CV Hayan Grup sebagai pengusaha lokal dipilih karena lebih memahami kondisi pasar di daerah, perputaran uang tetap di Sangihe, dan mereka telah membuka lapangan pekerjaan bagi puluhan warga,” tambahnya.
Menurut Bupati, kehadiran Teluk Tahuna Food Park diharapkan menjadi daya tarik bagi wisatawan serta menyediakan fasilitas bersantai bagi tamu dari luar daerah.
“Dengan fasilitas yang representatif, kita dapat melayani tamu dengan baik, baik dari dalam maupun luar daerah,” ujarnya.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada pihak pengelola, Ci Una dan keluarga, yang telah memanfaatkan area tersebut dengan baik. Ia meminta camat dan lurah setempat untuk menjaga kebersihan dan keamanan kawasan, mengingat lokasi tersebut berada di area jalan boulevard yang menjadi wajah kota Tahuna.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Thungari menyampaikan rencana pengelolaan aset daerah lainnya, seperti Kolam Pesona di Kolongan, Pantai Pananualeng, dan lantai tiga Pasar Trikora. Pemerintah daerah membuka peluang bagi investor untuk bekerja sama dalam pemanfaatan aset tersebut demi peningkatan PAD tanpa membebani masyarakat.
(*udy)






















