Ratusan Tenaga Pendidik Suarakan Aspirasi, Wabup Isak Waryensi: Secepatnya Persoalan Ini Diselesaikan

Papua Barat283 Dilihat
“Wakil Bupati Kaimana Isak Waryensi ditemani Kepala Disdikpora Ray Ratu D Come saat melakukan tatap muka dengar pendapat dengan perwakilan para tenaga pendidik”

KAIMANA, EkuatorNews.com Wakil Bupati Kaimana melakukan tatap muka bersama beberapa perwakilan dari tenaga pendidik yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kaimana saat menyuarakan aspirasi di Kantor Bupati, Senin (12/1/2026).

Pantauan EkuatorNews.com, ratusan tenaga pendidik ini menyuarakan aspirasi berkaitan dengan beberapa hak yang belum didapatkan.

Dalam tatap muka bersama beberapa perwakilan para tenaga pendidik guna mendengar aspirasi, Wakil Bupati Kaimana Isak Waryensi ditemani oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kaimana Ray Ratu D Come.

Pertemuan sempat berjalan alot, hingga akhirnya bisa mendapatkan kesempatan bersama antara tenaga pendidik dan Disdikpora.

Dalam arahannya, Wakil Bupati (Wabup) Kaimana, Isak Waryensi mengatakan agar bisa secepatnya menyiapkan data dan kelengkapan dokumen bagi tenaga pendidik yang belum mendapatkan tunjangan tersebut.

“Kepada para tenaga pendidik dan Disdikpora agar bisa menyiapkan data serta kelengkapan dokumen supaya bisa di dorong masuk dalam alokasi anggaran tahun 2026,” ujar Wabup Isak Waryensi.

Lebih lanjut, Wabup Isak Waryensi berharap untuk tetap menjaga hubungan kerja yang baik agar tidak terjadi miskomunikasi seperti saat ini.

“Saya berharap di tahun 2026 ini pelayanan bisa lebih baik sehingga Pemerintahan ini bisa lebih maju lagi kedepan,” harapnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Daerah (Pemda) akan selalu mengakomodir semua yang menjadi kebutuhan para tenaga pendidik.

“Saya mewakili Bapak Bupati Kaimana menegaskan kepada Kepala Disdikpora agar bisa menyelesaikan persoalan ini dalam jangka waktu secepatnya,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kaimana Ray Ratu D Come mengatakan mengenai aspirasi yang disampaikan oleh para tenaga pendidik ini harus dilihat kembali regulasinya agar tidak terjadi kesalahan dalam proses pembayaran.

“Kami akan melihat kembali regulasinya dan data mengenai aspirasi yang telah disampaikan oleh para tenaga pendidik, agar tidak terjadi kesalahan dalam proses pembayaran,” singkatnya. (REI)