Foto bersama dengan DPD ABPEDNAS usai rapat pembahasan ToT Penguatan Peran dan Kapasitas BPD, di Kantor DPD RI Perwakilan Sulut, kawasan Tikala, Manado, Senin (15/6/2026).
Manado, EkuatorNews.com – Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPD ABPEDNAS) Sulawesi Utara terus mendorong penguatan kapasitas Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Salah satu langkah yang kini disiapkan adalah pelaksanaan Training of Trainer (ToT) Penguatan Peran dan Kapasitas BPD yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026.
Persiapan kegiatan tersebut dibahas dalam rapat yang digelar di Kantor DPD RI Perwakilan Sulut, kawasan Tikala, Manado, Senin (15/6/2026).
Rapat dipimpin Ketua Tim Penyelenggara ToT, Drs. Jakrid Kanselir Maluenseng, M.Sc, bersama Koordinator Umum Tim Penyusun dan Perumus Modul, Dr. Welly Waworundeng, M.Si.
Ketua DPD ABPEDNAS Sulut, Stefanus BAN Liow, menjelaskan bahwa persiapan ToT telah melalui beberapa tahapan koordinasi bersama berbagai pihak, termasuk Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sam Ratulangi (FISIP Unsrat) serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Daerah (DPMDD) Sulut.
“Program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan kapasitas BPD agar semakin mampu menjalankan fungsi dan perannya dalam pemerintahan desa,” ujarnya.
Rapat tersebut turut dihadiri perwakilan dari unsur DPD ABPEDNAS Sulut, DPMDD Sulut, serta Kejaksaan Tinggi Sulut yang ikut memberikan masukan dalam penyusunan konsep pelatihan dan modul pembelajaran.
Ketua Tim Penyelenggara ToT, Jakrid Kanselir Maluenseng, mengatakan pelatihan ini tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga bertujuan mencetak instruktur yang memiliki kemampuan mengajar dan memfasilitasi pembelajaran secara efektif.
“ToT ini dirancang untuk menghasilkan instruktur atau pelatih yang kompeten, bukan hanya memahami materi, tetapi juga mampu memimpin diskusi kelas, simulasi, dan praktik lapangan,” jelasnya.
Senada dengan itu, Koordinator Umum Tim Penyusun Modul, Dr. Welly Waworundeng, menegaskan bahwa kualitas instruktur menjadi faktor penting dalam meningkatkan kapasitas BPD di desa-desa.
Melalui kegiatan ini, ABPEDNAS Sulut berharap lahir tenaga pelatih yang mampu menjadi motor penggerak peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa, sehingga pelaksanaan tugas dan fungsi BPD dapat berjalan lebih optimal dan profesional.
(***/Enny)













