Kajari Kaimana Minta Maaf kepada Insan Pers, Akui Terjadi Miskomunikasi dan Ajak Turun Lapangan Bersama

Papua Barat373 Dilihat
“Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kaimana, Budi Susilo didampingi beberapa jajaran saat bertemu Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kaimana, Frederik Lamawuran dan awak media di Ruang Kerjanya”

KAIMANA, EkuatorNews.com – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kaimana, Budi Susilo, menyampaikan permohonan maaf kepada insan pers atas miskomunikasi yang terjadi antara Kejaksaan Negeri Kaimana dan para wartawan dalam beberapa waktu terakhir.

Permintaan maaf tersebut disampaikan langsung di hadapan sejumlah awak media saat pertemuan di ruang kerja Kajari Kaimana, Rabu (29/7/2026).

“Ini sebenarnya hanya terjadi miskomunikasi antara pihak kami dan teman-teman wartawan. Untuk itu saya memohon maaf kepada semua teman-teman wartawan,” ujar Budi Susilo.

Dalam kesempatan itu, Kajari juga memberikan penjelasan terkait anggapan lambannya penanganan sejumlah perkara yang sedang ditangani Kejaksaan Negeri Kaimana.

Menurutnya, proses penanganan perkara dilakukan secara bertahap karena mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk arahan pimpinan agar penegakan hukum di wilayah Papua tetap berjalan dengan memperhatikan situasi keamanan dan kondusivitas daerah.

“Saya mendapat petunjuk dari pimpinan bahwa di wilayah Papua, langkah-langkah penanganan perkara harus dilakukan secara bertahap demi menjaga kondusivitas. Namun jangan khawatir, seluruh perkembangan penanganan perkara akan kami sampaikan secara bertahap kepada teman-teman media,” jelasnya.

Sebagai bentuk komitmen membangun hubungan yang lebih baik dengan insan pers, Budi Susilo mengaku siap membuka ruang komunikasi yang lebih intensif. Bahkan, ia menawarkan kepada wartawan untuk ikut mendampingi kegiatan Kejaksaan Negeri Kaimana di lapangan.

“Kalau teman-teman wartawan berkenan, ke depan saya akan mengajak rekan-rekan media untuk bersama-sama turun ke lapangan saat Kejari Kaimana melaksanakan kegiatan. Dengan begitu, kita bisa sama-sama melihat langsung dan membangun transparansi,” tandasnya.

Dalam pertemuan ini hadir Ketua PWI Kabupaten Kaimana, Frederik Lamawuran, dan beberapa anggota lainnya. Audience ini juga dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Kaimana, Budi Susilo, S.H.,M.Hum, didampingi Kasie Intel, Kasie Pidsus, dan Kasie Datun Kejaksaan Negeri Kaimana.

Diberitakan sebelumnya, Wartawan di Kabupaten Kaimana menyoroti minimnya keterbukaan informasi dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kaimana, khususnya terkait perkembangan penanganan sejumlah perkara dugaan tindak pidana korupsi yang tengah ditangani.

Sorotan tersebut disampaikan Pemimpin Redaksi Kabar Triton, Paskalis Junior Ohoiledjaan, yang menilai komunikasi antara Kejaksaan Negeri Kaimana dan insan pers belum berjalan secara optimal.

“Kejaksaan Negeri Kaimana terkesan sangat tertutup terkait informasi perkembangan sejumlah kasus dugaan tindak pidana korupsi. Kami sudah berulang kali berupaya membangun komunikasi, namun hingga saat ini akses tersebut sangat sulit. Kami mempertanyakan mengapa informasi kepada pers begitu tertutup,” ujar Junior.

Peliput: Rizky Amerbay
Editor: Rei Rumlus