Lima Titik Api Jadi Perhatian, BPBD Kaimana Ingatkan Bahaya Kemarau dan Angin Kencang

Papua Barat57 Dilihat

KAIMANA, EkuatorNews.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaimana, Papua Barat, meninjau sejumlah lokasi terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Wermura, Senin (24/8/2026).

Peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BPBD Kabupaten Kaimana, Hans Janes Litaay, bersama sejumlah staf untuk memastikan kondisi terkini di lapangan sekaligus memantau perkembangan kebakaran.

Dari hasil pemantauan, BPBD Kaimana mendeteksi sebanyak lima titik api di kawasan Wermura. Sejumlah titik tersebut menjadi perhatian petugas karena berpotensi meluas ke kawasan lain apabila tidak segera ditangani.

Selain memantau kondisi di lapangan, BPBD Kaimana juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait dalam upaya penanganan dan pencegahan penyebaran api. Pemantauan terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan titik api sekaligus mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru.

Kepala BPBD Kaimana, Hans Janes Litaay, mengatakan kondisi cuaca panas dan kering yang disertai angin kencang menjadi salah satu faktor yang dapat mempercepat penyebaran api.

“Kondisi cuaca panas dan kering, ditambah angin kencang, dapat menyebabkan api lebih cepat menyebar. Karena itu, BPBD mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melakukan aktivitas di sekitar kawasan hutan dan lahan,” tegas Hans kepada awak media di Wermura, Senin (24/8/2026).

Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan, lahan maupun sampah secara sembarangan. Menurutnya, pembakaran yang tidak terkendali dapat memicu kebakaran yang lebih luas serta membahayakan lingkungan dan masyarakat.

Hans juga meminta warga segera melaporkan kepada petugas apabila melihat kepulan asap atau menemukan titik api di sekitar permukiman maupun kawasan hutan.

“BPBD Kaimana mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan berperan aktif mencegah Karhutla. Penanganan sejak dini diharapkan dapat mencegah api meluas dan mengurangi risiko kerugian akibat kebakaran,” pesannya.

Pantauan awak media di kawasan Wermura, sejumlah titik api telah berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan yang terdiri dari Damkar, Polres Kaimana serta personel TNI dari Yonif TP 864/NN.

Namun, di beberapa lokasi masih terlihat kepulan asap dan api yang belum sepenuhnya padam. Upaya pemadaman dan pemantauan akan terus dilakukan oleh Damkar bersama pihak terkait untuk memastikan kebakaran dapat dikendalikan.

Akibat kebakaran tersebut, sejumlah tanaman milik masyarakat turut terdampak. Puluhan pohon pisang dilaporkan hangus terbakar, sementara beberapa pohon pala juga ikut terdampak api.

(***/REI RUMLUS)