170 Bakal Calon Kepala Sekolah Berebut Kursi Kepemimpinan, Wabup Sangihe: Jangan Cengeng Hadapi Keterbatasan

Sangihe57 Dilihat

 

Sangihe, Ekuatornews.com — Sebanyak 170 bakal calon kepala sekolah di Kabupaten Kepulauan Sangihe mulai mengikuti Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah Tahun 2026. Kegiatan tersebut resmi dibuka di SMP Negeri 1 Tahuna, Rabu (26/8/2026).

 

Pembukaan seleksi dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kepulauan Sangihe.

 

Dalam sambutannya, Tendris Bulahari memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah yang telah menyelenggarakan proses seleksi tersebut. Menurutnya, seleksi ini menjadi langkah penting untuk memastikan tersedianya calon kepala sekolah yang memiliki kompetensi dan kapasitas kepemimpinan.

 

“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi penyelenggaraan seleksi ini. Ini adalah bagian penting dalam upaya memastikan tersedianya calon-calon kepala sekolah yang memiliki kompetensi, integritas, kapasitas kepemimpinan, serta komitmen yang kuat terhadap kemajuan pendidikan di daerah kita,” ujar Tendris.

 

Ia menilai tantangan pendidikan di Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai wilayah kepulauan dan perbatasan memiliki karakteristik tersendiri. Persoalan geografis, keterbatasan akses, sarana dan prasarana, hingga pemenuhan sumber daya manusia masih menjadi tantangan yang harus dihadapi.

 

Karena itu, menurutnya, kepala sekolah ke depan tidak cukup hanya memiliki kemampuan administratif, tetapi juga harus mampu menghadirkan solusi dan inovasi di tengah berbagai keterbatasan.

 

“Dalam kondisi seperti ini, kita membutuhkan kepala sekolah yang mampu memimpin dalam keterbatasan, mencari solusi dalam tantangan, dan menciptakan peluang di tengah berbagai keterbatasan yang ada,” tegasnya.

 

Tendris juga menekankan pentingnya kemampuan calon kepala sekolah dalam melihat persoalan pendidikan secara menyeluruh, mengambil keputusan secara bijaksana, membangun kolaborasi, serta berani melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

 

Kepada 170 peserta seleksi, ia meminta agar seluruh tahapan diikuti dengan sungguh-sungguh dan menjadi kesempatan untuk menunjukkan kompetensi serta kelayakan sebagai calon pemimpin satuan pendidikan.

 

Sementara kepada tim penguji dan panitia, Wakil Bupati berpesan agar proses seleksi dilaksanakan secara objektif, profesional, transparan, dan berintegritas.

 

“Semoga rangkaian seleksi ini menghasilkan calon kepala sekolah yang berkualitas dan memiliki semangat pengabdian tinggi demi kemajuan pendidikan Sangihe,” harapnya.

 

Panitia melaporkan, dari total 170 peserta yang mengikuti seleksi, sebanyak 5 orang merupakan bakal calon kepala sekolah tingkat TK, 96 orang tingkat SD, dan 69 orang tingkat SMP.

 

Seleksi substansi tersebut memiliki sejumlah sasaran utama, di antaranya menilai potensi kepemimpinan, daya juang dan kemampuan peserta menghadapi tantangan.

 

Selain itu, seleksi juga untuk mengukur kompetensi peserta dalam bidang manajerial, supervisi akademik, kepemimpinan pembelajaran, serta pengembangan sekolah.

 

Proses ini diharapkan mampu melahirkan sosok pemimpin sekolah yang adaptif, inovatif, visioner dan mampu merespons perubahan demi meningkatkan mutu pembelajaran serta kualitas pendidikan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

 

Seleksi tersebut juga menjadi bagian dari penataan kebutuhan organisasi untuk memastikan tersedianya kepala sekolah definitif yang berkualitas, sekaligus mengantisipasi kekosongan jabatan kepala sekolah maupun penugasan Pelaksana Tugas (Plt) dalam waktu yang terlalu lama.

 

Pembukaan kegiatan turut dihadiri para pengawas sekolah, pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah, tim penguji, panitia pelaksana, kepala sekolah serta tenaga pendidik di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

 

(*udy)