Wali Kota Andrei Angouw menekankan pentingnya akurasi dan kelengkapan pendataan di lapangan, khususnya terkait data kepemilikan kendaraan bermotor, guna menunjang optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta sinkronisasi data dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Manado, EkuatorNews com — Wali Kota Manado, Andrei Angouw, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Peningkatan Pendapatan Daerah Kota Manado sekaligus Launching Pelayanan Digital Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang digelar di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Senin (7/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menekankan pentingnya akurasi dan kelengkapan pendataan di lapangan, khususnya terkait data kepemilikan kendaraan bermotor, guna menunjang optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta sinkronisasi data dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Andrei menyentil masih banyaknya formulir atau data sensus di lapangan yang belum terisi secara lengkap oleh para petugas.
“Kita lihat banyak yang tidak isi data kepemilikan kendaraan. Ada mobil, ada motor, kalau ada lebih dari satu, isi semua,” tegas Andrei kepada para Ketua Lingkungan se-Kota Manado.
Ia meminta pihak Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) atau pengembang sistem untuk mempermudah dan memperjelas format pengisian data agar para petugas sensus/lapangan dapat mengisinya secara lebih rinci dan praktis.
Wali Kota juga memberikan arahan pragmatis kepada para petugas lapangan agar tidak perlu ragu atau terlalu banyak bertanya hal teknis yang membebaskan warga saat pendataan rutin.
“Kalian tidak perlu tanya langsung dengan pemilik. Kaliankan tahu dia masuk kelurahan/rumah, dia pakai motor atau mobil plat nomor berapa. Kalian tinggal isi plat nomornya,” jelasnya.
Menurutnya, informasi mendasar seperti nomor polisi (plat nomor) kendaraan yang digunakan warga sehari-hari sudah cukup sebagai data awal, meskipun nama terdaftar di BPKB/STNK belum diketahui secara pasti.
“Mungkin kalian tidak tahu dia tercatat atas nama siapa. Tapi kalian tahu nama orang yang disensus ini bawa mobil atau motor plat nomor ini. Nah, ini kalian kasih masuk data dia sebagai miliknya. Nanti data ini kita tarik, kita akan sinkronkan dengan data dari Provinsi,” tambah Wali Kota.
Di akhir penyampaiannya, Andrei Angouw mengimbau seluruh pihak dan jajaran terkait untuk fokus menyelesaikan pendataan secara maksimal sepanjang bulan ini.
“Tolong diisi semua. Jadi nanti semuanya setelah pulang dari sini fokus isi data baik-baik. Tidak susahkan ini,” pungkasnya.
Melalui pendataan yang presisi dan integrasi sistem pelayanan digital PBB ini, Pemkot Manado berharap tata kelola perpajakan dan retribusi daerah semakin transparan, akuntabel, serta mampu mendongkrak penerimaan daerah secara signifikan.
(Enny)











