Pegadaian Kanwil V Manado Raih ISO 22301:2019, Bukti Layanan Makin Tangguh

Kantor Pegadaian Kanwil V Manado.

Manado, EkuatorNews.com – Pegadaian kembali menunjukkan keseriusannya dalam menjaga keberlangsungan layanan kepada masyarakat.

Kali ini, Kantor Wilayah V Manado menjadi salah satu dari lima Kantor Wilayah Pegadaian yang dinyatakan Certified dalam audit sertifikasi ISO 22301:2019 Business Continuity Management System (BCMS).

Sertifikasi tersebut mencakup Sistem Manajemen Keberlangsungan Usaha dalam memberikan layanan penyaluran pinjaman dengan proses gadai. Selain Kanwil V Manado, sertifikasi juga diraih Kantor Wilayah II Pekanbaru, IV Balikpapan, VII Denpasar, dan X Bandung.

Sertifikasi ISO 22301:2019 ini diberikan setelah kelima Kantor Wilayah tersebut menyelesaikan proses audit. Capaian ini menjadi bentuk pengakuan atas penerapan sistem manajemen keberlangsungan usaha di Pegadaian.

Sekretaris Perusahaan PT Pegadaian (Persero), Dwi Hadi Atmaka, mengatakan sertifikasi BCMS dilakukan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya perusahaan membangun sistem operasional yang tangguh dan andal.

“Sertifikasi ini merupakan bentuk pengakuan dari lembaga independen berstandar internasional sekaligus wujud nyata komitmen Pegadaian untuk membangun sistem operasional yang tangguh dan andal serta mampu menghadapi situasi paling kritis sekalipun,” ujar Dwi.

Menurutnya, penerapan BCMS juga menjadi bagian penting untuk memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan layanan gadai secara cepat dan aman, termasuk ketika perusahaan menghadapi kondisi yang tidak biasa.

“Ketika krisis, pandemi atau kondisi luar biasa lainnya, Pegadaian tetap setia melayani masyarakat melalui layanan gadai. Kami juga memastikan aset yang dititipkan masyarakat tetap aman dan terjaga dengan baik,” kata Dwi.

ISO 22301:2019 sendiri merupakan standar internasional yang membantu organisasi mempersiapkan diri, merespons, sekaligus memulihkan operasional dari berbagai gangguan.

Bagi Pegadaian, penerapan standar ini tidak hanya bicara soal kemampuan bertahan. Sistem tersebut juga menjadi fondasi untuk menjaga kesinambungan layanan, melakukan mitigasi risiko, serta memastikan operasional dapat segera dipulihkan apabila terjadi gangguan.

Dengan capaian tersebut, Pegadaian menegaskan komitmennya untuk terus membangun bisnis yang tangguh sekaligus menghadirkan layanan yang relevan dan terpercaya bagi masyarakat.

(***/Enny)