Rakor DPD ABPEDNAS Sulut, DPD Srikandi Jaga Desa Sulut dan DPD ASLINMAS Sulut, kembali duduk bersama dengan jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara.
Manado, EkuatorNews.com — Tiga organisasi yang aktif dalam penguatan pemerintahan dan pembangunan desa di Sulawesi Utara, yakni DPD ABPEDNAS Sulut, DPD Srikandi Jaga Desa Sulut dan DPD ASLINMAS Sulut, kembali duduk bersama dengan jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara.
Pertemuan tersebut digelar dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan berbagai agenda Program Jaga Desa sekaligus menindaklanjuti pertemuan sebelumnya bersama Plt. Kajati Sulut Dr. Ferry Tas, SH, M.Hum.
Rapat koordinasi berlangsung di Ruang Rapat Asisten Intelijen Kejati Sulut, Rabu (23/9/2026), mulai pukul 13.30 hingga 15.00 WITA.
Rombongan tiga organisasi tersebut diterima jajaran Intelijen Kejati Sulut yang mewakili Asisten Intelijen Kejati Sulut Eri Yudianto, SH, MH, yakni Koordinator Domo Pranoto, SH, MH, Kepala Seksi II Alkaf, SH, MH, dan Kepala Seksi Penerangan Hukum Irvan Bilaleya, SH.
Dari DPD ABPEDNAS Sulut hadir Wakil Ketua Bidang Humas Jones Oroh, S.IK, MAP bersama Sekretaris DPD ABPEDNAS Sulut Drs. Jakried Maluenseng, M.Sc.
Sementara DPD Srikandi Jaga Desa Sulut dihadiri Ketua Ns. Gresty Masi, S.Kep, M.Kep, Sekretaris Dr. Christy Rondonuwu, SE, MM, dan Bendahara Nova Paat, SE.
Sedangkan DPD ASLINMAS Sulut diwakili Ketua Brian Janny Waleleng, SH, Sekretaris Franklyn Tamara, SH, serta Bendahara Kiki Wangkar.
Ketua DPD ASLINMAS Sulut, Brian Janny Waleleng, SH, yang juga berprofesi sebagai notaris, mengatakan rakor ini merupakan langkah lanjutan dari pertemuan bersama Plt. Kajati Sulut Dr. Ferry Tas yang digelar sekitar dua pekan sebelumnya di Sekretariat Bersama Kawasan Bahu Mall Manado.
“Rapat ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan kami bersama Bapak Plt. Kajati Sulut. Ada sejumlah agenda yang perlu dimatangkan bersama, khususnya bagaimana Program Jaga Desa bisa berjalan lebih optimal dan menyentuh kebutuhan di tingkat desa,” ujar Brian.
Dalam rakor tersebut, berbagai agenda strategis turut dibahas. Di antaranya rencana pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa dan ASLINMAS di kabupaten/kota se-Sulut, hingga pembentukan dan pemilihan kepengurusan di tingkat kecamatan.
Selain itu, dibahas pula agenda penyuluhan hukum, pembekalan mengenai peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), termasuk bagaimana BPD dapat bersinergi dengan pemerintah desa dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing.
Sosialisasi program juga menjadi bagian penting dalam pembahasan, agar keberadaan organisasi dan Program Jaga Desa dapat dipahami secara lebih luas hingga ke tingkat desa.
“Kami ingin program-program ini tidak hanya berhenti pada tingkat kepengurusan. Harapannya, ada pembekalan dan penyuluhan yang benar-benar bisa memberikan pemahaman kepada BPD, pemerintah desa maupun masyarakat mengenai peran dan tanggung jawab masing-masing, termasuk dari sisi hukum,” jelas Brian.
Tak hanya itu, rakor juga membahas rencana pelaksanaan apel akbar ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa dan ASLINMAS Sulut sebagai bagian dari penguatan konsolidasi tiga organisasi tersebut.
Brian menambahkan, sinergi dengan Kejati Sulut menjadi penting untuk membangun pemahaman yang sama dalam menjalankan berbagai program di desa.
“Intinya adalah sinergi. Kami ingin ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa dan ASLINMAS bisa bersama-sama mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang baik, sekaligus memberikan edukasi dan pendampingan sesuai peran masing-masing,” katanya.
Rakor ini pun menjadi bagian dari langkah konsolidasi tiga organisasi tersebut dalam memperkuat peran di Sulawesi Utara, khususnya dalam mendukung pelaksanaan Program Jaga Desa secara lebih terarah dan berkelanjutan.
(Enny)















