Asap Karhutla Mengancam, Tokoh Agama Katolik Kaimana Ajak Warga Peduli Lingkungan

Papua Barat109 Dilihat

KAIMANA, EkuatorNews.com — Tokoh Agama Katolik Kabupaten Kaimana, Markus Tanggarofa, mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan kualitas udara di Kaimana yang belakangan terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Markus mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membuka lahan melalui cara membakar. Menurutnya, pembakaran yang tidak terkendali dapat memicu kebakaran lebih luas dan berdampak terhadap kehidupan masyarakat.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membakar rumput, semak maupun sampah secara sembarangan, terutama dalam kondisi cuaca dan lingkungan yang rawan terjadi kebakaran.

“Marilah kita bersama-sama menjaga alam dan lingkungan kita. Jangan membakar hutan dan lahan karena dampaknya bukan hanya kepada lingkungan, tetapi juga kepada masyarakat,” imbaunya saat dihubungi melalui via telepon, Jumat (25/9/2026).

Markus mengatakan, menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, masyarakat diharapkan berperan aktif dalam mencegah terjadinya Karhutla dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api.

Ia juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kebakaran atau aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Kalau kita menjaga alam, maka alam juga akan menjaga kehidupan kita. Mari kita hentikan pembakaran hutan dan lahan demi kesehatan dan keselamatan masyarakat Kaimana,” pungkasnya.

(REI RUMLUS)