KAIMANA, EkuatorNews.com – Rowland Heinrich, S.H., merupakan salah satu figur di Kabupaten Kaimana, Papua Barat, yang memiliki pengalaman dalam organisasi olahraga, politik, dan kepemudaan. Kiprahnya di berbagai organisasi tersebut telah berlangsung selama lebih dari satu dekade.
Lahir di Manokwari pada 9 Februari 1986, Rowland menempuh pendidikan tinggi di Universitas Surakarta pada 2010–2014. Sebelumnya, ia mengenyam pendidikan dasar di SD YPPK St. Fransiskus Kaimana, melanjutkan pendidikan menengah pertama di SMP St. Don Bosco Fakfak, dan menamatkan pendidikan menengah atas di SMA Negeri 1 Kaimana.
Di bidang olahraga, khususnya sepak bola, Rowland tercatat memiliki pengalaman panjang bersama Persatuan Sepak Bola Kaimana (Perseka). Ia menjabat sebagai Presiden Perseka sejak 2009, posisi yang menempatkannya dalam perjalanan perkembangan sepak bola di Kabupaten Kaimana.
Pengalamannya di dunia sepak bola berlanjut ke tingkat provinsi. Rowland tercatat menjabat sebagai Wakil Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Papua Barat untuk periode 2022–2026.
Kini, Rowland kembali mengambil langkah di dunia sepak bola dengan mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Asprov PSSI Papua Barat. Langkah tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan organisasinya, setelah cukup lama terlibat dalam pengelolaan sepak bola di tingkat kabupaten maupun provinsi.
Selain olahraga, Rowland juga memiliki rekam jejak di dunia politik. Pada 2012–2014, ia pernah menjabat sebagai Bendahara DPD II Partai Golkar Kabupaten Kaimana.
Sejak 2023, Rowland tercatat menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Kaimana. Posisi tersebut menambah pengalaman organisasinya di ranah politik daerah.
Tidak hanya di bidang olahraga dan politik, Rowland juga tercatat terlibat dalam organisasi kepemudaan. Ia menjadi pembina dan penasihat Pemuda Katolik Kaimana, yang memperluas keterlibatannya dalam kehidupan organisasi masyarakat di daerah tersebut.
Perjalanan Rowland Heinrich memperlihatkan keterlibatannya dalam sejumlah organisasi dengan bidang yang berbeda. Dari pengelolaan klub sepak bola, kepengurusan organisasi olahraga tingkat provinsi, hingga kepemimpinan partai politik di Kabupaten Kaimana, rekam jejak tersebut menjadi bagian dari perjalanan organisasinya.
Pendaftarannya sebagai bakal calon Ketua Asprov PSSI Papua Barat kini menempatkannya dalam dinamika pemilihan kepemimpinan sepak bola di tingkat provinsi. Proses selanjutnya akan menjadi bagian penting dalam menentukan arah kepemimpinan Asprov PSSI Papua Barat untuk periode mendatang.
(***/REI RUMLUS)















