Ramah Tamah HANTARU 2026, Wamen Ossy Tekankan Transformasi Layanan

Nasional49 Dilihat

JAKARTA, EkuatorNews.com—Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, mengajak seluruh jajaran ATR/BPN menjadikan peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) 2026 sebagai momentum memperkuat transformasi pelayanan kepada masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Ossy dalam kegiatan Ramah Tamah HANTARU 2026 di Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Menurut Ossy, transformasi layanan yang dilakukan Kementerian ATR/BPN tidak hanya berkaitan dengan perubahan sistem dan teknologi, tetapi juga menyangkut perubahan budaya kerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Ini pula momentum kita untuk membuktikan bahwa transformasi ATR/BPN bukan hanya perubahan sistem dan teknologi, tetapi transformasi yang sejujurnya adalah perubahan dari sisi budaya kerja kita dalam menyokong masyarakat,” ujar Ossy.

Ia mengatakan perubahan tersebut diharapkan dapat membuat pelayanan yang sebelumnya belum memberikan kepastian menjadi lebih pasti, proses yang rumit menjadi lebih sederhana serta pelayanan yang tertutup menjadi lebih terbuka.

“Dari yang tidak pasti menjadi lebih pasti, dari yang rumit mudah-mudahan bisa menjadi sederhana, dari yang tertutup menjadi terbuka, dan dari yang sekadar memastikan berkas menjadi benar-benar memberikan pelayanan sepenuh hati kepada masyarakat,” tuturnya.

Ossy menjelaskan, transformasi pelayanan tersebut telah dilakukan secara bertahap dalam dua tahun terakhir melalui sejumlah program.
Beberapa di antaranya mencakup Pengukuran Terjadwal, Peralihan Hak, transformasi Organisasi Berbasis Wilayah serta digitalisasi layanan.

Berbagai perubahan tersebut terus didorong agar proses pelayanan semakin jelas dan kepastian yang dibutuhkan masyarakat dapat diberikan dengan lebih baik.

Menurutnya, keberhasilan transformasi dapat dilihat dari manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat, mulai dari kemudahan pelayanan, kepastian atas tanah, proses yang transparan hingga pelayanan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh.

Ossy juga mengajak seluruh jajaran ATR/BPN tidak sekadar memaknai HANTARU sebagai bagian dari agenda pembangunan, tetapi menjadikannya sebagai momentum untuk melakukan pembaruan dalam pelayanan.

“Karena itu, dalam momentum HANTARU tahun ini, jangan kita sekadar memaknai sebagai sebuah perintah pembangunan. Mari kita jadikan bersama sebagai tekad dan momentum kita semua agar ini bisa menjadi titik tolak pembaharuan kita ke depan,” ujarnya.

Kegiatan Ramah Tamah HANTARU 2026 tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Tahun 2026 yang dilaksanakan setelah upacara peringatan HANTARU.

Kegiatan tersebut turut dihadiri para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN.

Melalui momentum HANTARU 2026, jajaran ATR/BPN didorong untuk terus memperkuat transformasi layanan sehingga pelayanan pertanahan dan tata ruang semakin pasti, transparan, sederhana dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

(***/R.A)