Wakil Wali Kota Manado dr. Richard Sualang, selaku Ketua Umum Panitia Christmas Harmoni Manado 2026 saat memimpin rapat di Gedung Serbaguna Pemkot Manado, Senin (5/10/2026).
Manado, EkuatorNews.com — Pemerintah Kota Manado mulai mematangkan rangkaian Christmas Harmoni Manado 2026 yang akan berlangsung November hingga Desember 2026 dan berlanjut sampai perayaan pergantian tahun, 1 Januari 2027.
Persiapan kegiatan dibahas dalam rapat di Gedung Serbaguna Pemkot Manado, Senin (5/10/2026).
Rapat dipimpin Wakil Wali Kota Manado dr. Richard Sualang, selaku Ketua Umum Panitia Christmas Harmoni Manado 2026.
Richard menegaskan, perayaan Natal Pemkot Manado tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Menurutnya, Natal harus membawa manfaat nyata dan bisa dirasakan masyarakat secara luas.
“Perayaan Natal ini harus berdampak ke seluruh masyarakat Kota Manado. Program-program pengentasan kemiskinan kita rangkaikan dengan kegiatan Natal ini supaya berjalan secara simultan dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” ujar Richard.
Ia mengatakan, meski Natal merupakan perayaan keagamaan yang tidak diikuti seluruh warga, semangat yang dibawa harus tetap bisa dirasakan semua masyarakat tanpa melihat latar belakang.
Karena itu, sejumlah program pemerintah, terutama pengentasan kemiskinan, akan disinergikan dengan rangkaian Christmas Harmoni Manado.
Richard juga mengingatkan seluruh panitia agar serius menjalankan tugas. Pasalnya, kepanitiaan telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Wali Kota Manado.
“Ini adalah kegiatan Pemerintah Kota Manado. SK-nya ditandatangani oleh Bapak Wali Kota, sehingga saya mengajak semua yang masuk dalam kepanitiaan untuk terlibat,” tegasnya.
Keterlibatan panitia mencakup para asisten, kepala perangkat daerah, camat hingga unsur terkait lainnya. Richard menekankan, tugas tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab kedinasan.
“The Season of Giving”
Dalam pemaparan panitia, Felix Panelewen menyampaikan bahwa Christmas Harmoni Manado 2026 mengusung tema “The Season of Giving” atau musim berbagi.
Salah satu program utama yang disiapkan yakni Christmas Giving atau Berbagi Kasih Natal, dengan sasaran 98 warga miskin ekstrem di Kota Manado.
Data penerima nantinya dipetakan melalui koordinasi perangkat daerah, kecamatan, kelurahan hingga lingkungan. Panitia juga menggandeng sejumlah sponsor untuk memberikan bantuan secara langsung.
Bantuan yang diberikan akan menyesuaikan dukungan sponsor, mulai dari kebutuhan rumah tangga seperti kasur dan rice cooker hingga bantuan lainnya.
Bahkan, panitia tengah menjajaki dukungan sponsor untuk program bedah rumah bagi warga miskin ekstrem.
Tak hanya itu, perangkat daerah akan dipetakan untuk mendampingi masing-masing penerima bantuan. Unsur Forkopimda juga direncanakan ikut turun langsung dalam program tersebut.
Program berbagi juga akan menyasar panti asuhan dan panti werdha, termasuk Christmas Giving Society yang diperuntukkan bagi pekerja kebersihan serta kelompok masyarakat lainnya.
Ada Christmas Market hingga Panggung Harmoni
Christmas Harmoni Manado 2026 juga bakal dikemas dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dan pelaku usaha.
Salah satunya Lansia Tersenyum, yang akan melibatkan warga lanjut usia dalam sejumlah kegiatan Natal di kawasan Manado Bay Walk (MBW) dan Pasir Putih.
Kemudian ada Christmas Market yang disiapkan sebagai ruang bagi pelaku usaha untuk ikut mengambil bagian sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi selama rangkaian Natal.
Kawasan Pasir Putih menjadi salah satu lokasi utama kegiatan.
Selain itu, panitia menyiapkan Panggung Harmoni Natal sebagai ruang bagi gereja-gereja untuk menampilkan berbagai pertunjukan dalam suasana Natal.
Sejumlah pertunjukan akan digelar pada akhir pekan di kawasan Pasir Putih. Panitia juga menyiapkan penampilan enam artis rohani yang akan hadir melalui dukungan jejaring gereja.
Rangkaian kegiatan ini diharapkan bukan hanya menghadirkan kemeriahan Natal, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan, kepedulian sosial dan menggerakkan ekonomi masyarakat.
Dengan tema “The Season of Giving”, Natal di Kota Manado tahun ini diarahkan bukan sekadar tentang perayaan, tetapi tentang berbagi dan menghadirkan manfaat nyata bagi sesama.
(***/Enny)




















