KAIMANA, EkuatorNews.com — Pemerintah Distrik Buruway bersama Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kaimana dan TP PKK Distrik Buruway mendorong peningkatan keterampilan masyarakat melalui pelatihan pengolahan hasil perikanan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan Pemerintah Kampung Edor, Pemerintah Kampung Yarona, TP PKK Kampung Edor, TP PKK Kampung Yarona, Dinas Perikanan, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Kaimana.
Pelatihan menyasar masyarakat Kampung Edor dan Kampung Yarona dengan materi pengolahan ikan asin tanpa tulang serta pembuatan abon ikan.

Kepala Distrik Buruway sekaligus Pembina TP PKK Distrik Buruway, Slamet Laway, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil perikanan menjadi produk yang memiliki nilai tambah.
Menurutnya, pengolahan ikan menjadi berbagai produk siap konsumsi tidak hanya meningkatkan keterampilan masyarakat, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi baru bagi keluarga dan kampung.
Slamet Laway menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Selaku pembina TP PKK Distrik Buruway, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang sudah terlibat sehingga kegiatan pelatihan ini dapat terlaksana,” ujarnya kepada EkuatorNews.com via pesan WhatsApp, Kamis (8/10/2026).
Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Ketua TP PKK Kabupaten Kaimana, dalam hal ini Ibu Bupati Kaimana, yang dinilai telah memberikan dukungan dalam membantu terlaksananya kegiatan pelatihan tersebut.
Slamet berharap kolaborasi antara pemerintah distrik, pemerintah kampung, TP PKK, dan perangkat daerah terkait dapat terus dilakukan untuk mendorong pemberdayaan masyarakat serta pengembangan potensi lokal di Distrik Buruway.
“Melalui pelatihan tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya mampu mengolah hasil perikanan untuk kebutuhan keluarga, tetapi juga memiliki peluang mengembangkan produk olahan ikan sebagai usaha yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat,” tandasnya.
(REI RUMLUS)





















