Amato Assagaf: Elektabilitas Rinny Tamuntuan-Mario Seliang Melejit di Sangihe

Sangihe535 Dilihat

 

Sangihe – Ekuatornews.com. – Elektabilitas Rinny Tamuntuan dan Mario Seliang di Kabupaten Kepulauan Sangihe memang menjadi sorotan, terutama menjelang pemilihan politik tahun 2024. Keduanya dikenal sebagai tokoh yang memiliki pengaruh signifikan di masyarakat.

Rinny Tamuntuan, yang pernah menjabat sebagai Penjabat Bupati Sangihe, telah mendapatkan simpati dan dukungan masyarakat melalui program-program pemerintah yang ia jalankan selama masa jabatannya. Kinerjanya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membangun infrastruktur di Sangihe menjadi salah satu faktor utama yang mendongkrak elektabilitasnya. Selain itu, hubungan baiknya dengan berbagai kelompok masyarakat memperkuat posisi politiknya.

Di sisi lain, Mario Seliang, dengan pengalamannya di dunia politik, juga mendapatkan dukungan luas. Sebagai tokoh politik yang dikenal di Sangihe, Mario Seliang mampu membangun jaringan politik yang kuat. Pendekatannya yang cenderung lebih personal dan aktif turun ke masyarakat membuatnya populer, terutama di kalangan pemilih akar rumput.

Kedua figur ini memiliki basis pendukung yang solid, dan meningkatnya elektabilitas mereka menunjukkan bahwa masyarakat Sangihe melihat mereka sebagai calon yang potensial untuk memimpin daerah di masa depan. Persaingan antara keduanya diprediksi akan sangat ketat jika mereka sama-sama mencalonkan diri di ajang politik 2024.

Pasca-pendaftaran pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Singihe jelang PIlkada November 2024, dari 4 pasangan yang terdaftar, peluang tingkat keterpilihan pasangan Rinny Tamuntuan-Mario Seliang melejit di atas pesaingnya.

Elektibilitas tinggi pasangan Rinny Tamuntuan-Mario Seliang ini terbaca lewat Psychometric Assessment berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dilakukan kelompok analis dan pegiat politik Sulawesi Utara.

Dalam diskusi terbatas dengan penulis, baru-baru ini, Amato Assagaf, selaku ketua kelompok kajian itu mengatakan hasil asesmen psikometri mereka menunjukan peluang tingkat keterpilihan yang tinggi mengarah ke pasangan Rinny Tamuntuan-Mario Seliang di Sangihe.

“Ada beberapa indicator yang membuat elektabilitas mereka tinggi, antaranya kecenderungan pemilih milenial perkotaan merasa Mario Seliang, selaku calon Wakil Bupati adalah representasi mereka,”kata Amato.

Dikatakan Amato, faktor politik yang mempengaruhi sikap pemilih milenial itu antara lain kesadaran akan kredibilitas calon dan relevansi program-program mereka.

Kemudian disusul oleh alasan pilihan ideologis dan nilai politik dari pasangan Rinny Tamuntuan-Mario Seliang , yang memiliki akuntabilitas politik serta transparansi saat tampil sebagai pejabat Bupati Sangihe selang 2 tahun.

Selain itu kata dia, dari 4 pasangan yang terdaftar, pasangan yang diusung PDI Perjuangan ini menghadirkan representasi kaum perempuan.

“Tampilnya Rinny Tamuntuan pada kontestasi politik Sangihe menjadikan wajah politik di daerah kepulauan tersebut tak melulu wajah laki-laki. Dalam artian sederhana, kaum perempuan punya keterwakilan dalam Pilkada tersebut,”ungkapnya.

Bacaan dan kajian kami berdasarkan aliran sejumlah data baik di media social dan Media mainstream terkait ke 4 pasangan calon lalu dianalisis lewat Artificial Intelligence (AI).

“Pada tingkat popularitas keempat calon nyaris sama. Semua relatif sangat dikenal masyarakat. Namun penilaian obyektif terhadap peluang tingkat keterpilihan atau elektabilitas, pasangan Rinny Tamuntuan-Mario Seliang sedikit melambung di atas tiga pasangan lainnya,”jelas.

(“Udy)